Selasa, 31 March 2026 04:00 UTC

SPBU 53.623.21 di Kelurahan Latsari, Kabupaten Tuban Foto: Zidni Ilman.
JATIMNET.COM – Perang antara Iran dengan Amerika Serikat-Israel di Timur Tengah berdampak pada lonjakan harga minyak global. Pemicunya, dibatasinya aktivitas di jalur strategis Selat Hormuz.
Meski demikian, pemerintah Indonesia belum menaikkan atau menyesuaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsisi maupun nonsubsidi, per 1 April 2026.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengimbau masyarakat tidak panik. Apalagi sebelumnya, sempat mencuat informasi tentang kenaikan signifikan harga BBM nonsubsidi.
Menurutnya, belum adanya kenaikan harga BBM itu merupakan keputusan pemerintah untuk mengedepankan kepentingan masyarakat.
Keputusan tersebut juga hasil dari koordinasi antara pemerintah dengan Pertamina. Selain itu, petunjuk dari Presiden Prabowo Subianto.
"Kami berharap dengan pernyataan ini masyarakat dapat mendapatkan informasi yang lebih jelas, yang lebih akurat," kata Presetyo dalam keterangannya, Selasa, 31 Maret 2026.
Lebih lanjut, Mensesneg juga memastikan ketersediaan BBM serta mengimbau masyarakat untuk tetap tenang.
"Kami berharap masyarakat tidak perlu panik, tidak perlu resah karena ketersediaan BBM kita jamin dan harga tidak terjadi penyesuaian," tegas Mensesneg. *
