Selasa, 20 January 2026 09:24 UTC

no image available
JATIMNET.COM, Tuban — Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalur Pantura Tuban–Bancar Kilometer 27–28, tepatnya di Desa Sobontoro, Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban, Selasa pagi, 20 Januari 2026. Peristiwa tersebut merenggut nyawa seorang pelajar yang tengah berangkat ke sekolah.
Insiden itu melibatkan sepeda motor Honda Scoopy dengan sebuah truk tronton. Akibat benturan tersebut, satu orang penumpang sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian.
Korban meninggal dunia diketahui berinisial SSBM (16), pelajar asal Desa Bogorejo, Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban. Saat kejadian, korban dibonceng sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi S 4351 IY yang dikendarai LAA (16). Sementara pengendara motor dilaporkan hanya mengalami luka ringan.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Tuban, Iptu Eko Sulistyono, menjelaskan kecelakaan terjadi sekitar pukul 06.30 WIB. Saat itu, sepeda motor dan truk tronton bernomor polisi L 8748 UK melaju searah dari barat ke timur.
“Sesampainya di depan pabrik es krim di Desa Sobontoro, pengendara sepeda motor mengerem mendadak karena ada kendaraan lain di depannya. Akibatnya motor terpeleset dan jatuh ke kanan, beriringan dengan truk tronton yang melaju di sampingnya,” terang Iptu Eko.
BACA: Dump Truk Tabrak Tiang PJU di Jalur Trowulan, Sopir Meninggal Dunia di Tempat
Ia menambahkan, penumpang sepeda motor terjatuh ke arah badan truk dan mengalami luka fatal di bagian kepala setelah terlindas roda truk tronton.
“Korban meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara pengendara motor mengalami luka ringan,” imbuhnya.
Pengemudi truk tronton diketahui bernama Sarif Hidayat (42), warga Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Polisi juga telah meminta keterangan dari dua orang saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Petugas dari Polsek Tambakboyo bersama Unit Laka Satlantas Polres Tuban langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengevakuasi korban, mengamankan barang bukti, serta mengumpulkan keterangan saksi.
“Kasus kecelakaan ini masih kami tangani dan dalami untuk mengetahui secara pasti penyebab kejadian,” tegasnya.
Akibat kecelakaan tersebut, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp1 juta. Kepolisian mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati, menjaga jarak aman, dan meningkatkan kewaspadaan, khususnya pada jam sibuk pagi hari.
