Rabu, 07 January 2026 09:14 UTC

Duel sengit Pasuruan United dengan Triples Kediri pada laga lanjutan yang digelar di Stadion Tuban Sport Center (TSC), Rabu siang 7 Desember 2026. Foto: Panpel Liga 4 Grup BB
JATIMNET.COM, Tuban – Pasuruan United memastikan satu tiket ke babak 16 besar Liga 4 Kapal Api Piala Gubernur Jawa Timur setelah meraih kemenangan 2-0 atas Triple’s Kediri. Laga lanjutan tersebut berlangsung di Stadion Tuban Sport Center (TSC), Rabu siang, 7 Desember 2026.
Hasil positif ini menjadi penentu langkah Pasuruan United ke fase gugur. Tambahan tiga poin juga menegaskan konsistensi permainan tim sepanjang babak penyisihan grup.
Sejak awal pertandingan, Pasuruan United tampil agresif dan langsung menekan pertahanan lawan. Strategi tersebut membuahkan hasil cepat saat laga baru berjalan beberapa menit.
Gol pembuka tercipta pada menit ketiga melalui kapten tim, Rico Hardiansyah (9). Ia berhasil memanfaatkan kelengahan lini belakang Triple’s Kediri dan membawa Pasuruan United unggul 1-0.
BACA: Laga Perdana Liga 4 Jatim, Persatu Tuban Berbagi Poin dengan Triple’s Kediri
Setelah gol cepat tersebut, tempo pertandingan meningkat. Benturan antar pemain tak terhindarkan dan sempat membuat pertandingan dihentikan sementara untuk penanganan medis. Kedua pelatih memanfaatkan jeda tersebut untuk memberikan instruksi kepada para pemain.
Sepanjang babak pertama, kedua tim saling melancarkan serangan. Namun, solidnya pertahanan masing-masing tim serta kurang efektifnya penyelesaian akhir membuat skor tidak berubah hingga turun minum. Duel fisik dan tekel keras mewarnai pertandingan, meski wasit belum mengeluarkan kartu pada paruh pertama.
Memasuki babak kedua, Triple’s Kediri mencoba mengubah situasi dengan melakukan dua pergantian pemain. Namun, Pasuruan United kembali mencetak gol cepat. Baru satu menit babak kedua berjalan, Moh. Rozak (27) menggandakan keunggulan menjadi 2-0 pada menit ke-46. Gol tersebut kembali terjadi akibat kurang sigapnya lini belakang Triple’s Kediri, situasi yang serupa dengan gol pertama.
Pertandingan yang dipimpin wasit Asenda Widha Adhyatama asal Tulungagung berlangsung semakin ketat. Pasuruan United menerima kartu kuning pertama pada menit ke-51 melalui Saifullah (6), disusul kartu kuning kedua pada menit ke-66 yang diterima Moh. Rozak akibat pelanggaran keras.
BACA: Persatu Tuban Pesta Gol, Libas Lamongan FC 5-1 dan Amankan Tiket 32 Besar
Triple’s Kediri kembali mendapat ujian setelah kiper utama mereka, Jabo Ferianto (1), harus ditarik keluar karena cedera dan digantikan Dimas Angga P. (20). Sejumlah pergantian pemain kembali dilakukan untuk mengejar ketertinggalan, namun hingga akhir laga upaya tersebut belum membuahkan hasil.
Hingga tambahan waktu tiga menit berakhir, skor 2-0 tetap bertahan dan memastikan kemenangan Pasuruan United atas Triple’s Kediri.
Kemenangan tersebut menempatkan Pasuruan United, yang berjuluk Laskar Santri Mbeling, di puncak klasemen Grup BB Liga 4 Kapal Api Piala Gubernur Jawa Timur dengan koleksi enam poin.
Hasil ini semakin membuka peluang Pasuruan United melangkah jauh di kompetisi, sekaligus memperkuat posisi mereka sebagai salah satu kandidat kuat di fase gugur.
Usai pertandingan, pelatih Pasuruan United, Bio Paulin, mengaku bangga dengan penampilan anak asuhnya.
BACA: Persatu Tuban Libas Bojonegoro FC 2-0 di Laga Perdana Liga 4
“Semua pemain bekerja keras dan patuh pada instruksi. Tidak ada persiapan khusus untuk menghadapi Persatu besok, kami tetap fokus dan kerja keras,” ujarnya.
Sementara itu, pelatih Triple’s Kediri, Abdullah Choirul, mengakui timnya kesulitan menembus pertahanan lawan. Ia menyebut absennya sejumlah pemain kunci serta faktor kelelahan akibat perjalanan Kediri–Tuban turut memengaruhi performa tim.
“Kami tetap mengapresiasi kerja keras pemain. Ke depan akan kami lakukan evaluasi menyeluruh, terutama dalam penyelesaian akhir agar target gol bisa tercapai,” tandasnya.
