Sabtu, 02 May 2026 11:43 UTC

Nilai MCP Mojokerto mencapai 95,81, tertinggi di Jawa Timur, mencerminkan kuatnya tata kelola pencegahan korupsi daerah. Foto: Istimewa/Diskominfo Kota Mojokerto
JATIMNET.COM, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto mencatatkan nilai Monitoring Center for Prevention (MCP) sebesar 95,81, tertinggi di Jawa Timur. Capaian ini menjadi indikator kuat keberhasilan daerah dalam memperkuat sistem pencegahan korupsi.
Penilaian MCP yang dikembangkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi mengukur berbagai aspek tata kelola pemerintahan, mulai dari perencanaan, penganggaran, hingga pengadaan barang dan jasa.
Sekretaris Daerah Kota Mojokerto, Gaguk Tri Prasetyo, menjelaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil konsistensi pemerintah daerah dalam melakukan pembenahan sistem secara menyeluruh.
“Perbaikan dilakukan pada seluruh tahapan pengelolaan anggaran agar berjalan sesuai regulasi serta meminimalkan potensi penyimpangan,” ungkap Gaguk, Sabtu, 2 Mei 2026.
Selain itu, Pemkot Mojokerto juga aktif melakukan evaluasi terhadap belanja daerah, termasuk hibah dan bantuan sosial, guna memastikan anggaran digunakan secara efektif dan tepat sasaran.
BACA: KPK Apresiasi Pemkot Mojokerto, Tindak Lanjut Pencegahan Korupsi Capai 100 Persen
Capaian MCP ini sejalan dengan apresiasi yang diberikan KPK terhadap Kota Mojokerto yang berhasil menindaklanjuti rekomendasi pencegahan korupsi hingga 100 persen.
Gaguk menegaskan, ke depan pihaknya akan terus memperkuat sistem pengawasan internal serta meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah.
“Upaya ini penting agar capaian yang telah diraih dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan,” ujarnya.
Dengan skor MCP yang tinggi, Mojokerto menjadi salah satu daerah rujukan dalam penerapan tata kelola pemerintahan yang baik di Jawa Timur.
