Sabtu, 29 November 2025 10:00 UTC

Kondisi minibus yang terperosok di jurang tepi jalur wisata Bromo di Desa Lambang Kuning, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, Sabtu, 29 November 2025. Foto: Zulafif.
JATIMNET.COM, Probolinggo – Satu unit minibus mengalami kecelakaan tunggal di turunan jalur wisata Bromo yang masuk wilayah Desa Lambang Kuning, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, Sabtu, 29 November 2025.
Kendaraan berwarna putih berpelat nomor N 1278 IL itu terjun ke jurang dengan kedalaman sekitar lima meter.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, bus yang dikemudikan Hari Muliyono, warga Malang itu mengangkut dua wisatawan asal Cina. Satu laki-laki dan seorang perempuan.
Sebelum kejadian, bus itu diketahui baru saja turun dari kawasan wisata Bromo. Kemudian, rem kendaraan diduga mengalami kegagalan fungsi.
Akibatnya, minibus meluncur tak terkendali, keluar jalur dan terperosok ke jurang. Kendaraan itu sempat menghantam pembatas jalan dan sebuah pohon mangga sebelum terguling di titik akhir.
BACA: Bus Rombongan Nakes RS Bina Sehat Jember Kecelakaan di Jalur Bromo, Delapan Orang Tewas
Benturan keras membuat bagian depan minibus ringsek. Beruntung, kedua penumpang hanya mengalami luka ringan.
Tak lama setelah kejadian, warga dan petugas yang tiba di lokasi langsung mengevakuasi kedua korban ke RSUD Tongas untuk mendapat perawatan medis.
Namun, setelah kondisi dinyatakan stabil, kedua wisatawan itu memilih melanjutkan perjalanan menuju Bandara Internasional Juanda Surabaya. Alasannya, dikejar waktu penerbangan.
Salah satu saksi mata, Purwanto yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian mengatakan bahwa mobil tersebut melaju cukup kencang dari arah Bromo.
Ia melihat mobil tampak kehilangan kendali, sesaat sebelum menghantam pembatas jalan. “Dari atas sudah kelihatan kencang. Kayaknya remnya blong, langsung oleng dan masuk jurang,” ungkapnya.
Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan penanganan lanjutan. Evakuasi mobil belum dapat dilakukan karena posisi kendaraan berada di lereng curam sehingga membutuhkan alat berat.
Pihak kepolisian mengingatkan para pengendara yang melewati jalur Bromo Lumbang agar lebih berhati-hati, terutama pada ruas jalan menurun dan berkelok yang menjadi titik rawan kecelakaan.
