Rabu, 04 October 2023 16:02 UTC
no image available
JATIM,NET, Jombang – Ratusan warga Desa Tunggorono, Kecamatan Jombang Kota, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, aksi damai di depan pabrik kayu yang ada di desanya. Mereka menuntut persoalan limbah serbuk pabrik yang mengotori rumah dan udara di lingkungan pabrik segera ditangani. Warga sudah tidak tahan karena tiga bulan menghirup udara kotor akibat serbuk tersebut.
Dengan menggunakan truk dan sepeda motor, warga mendatangani lokasi pabrik yang ada di ruas jalan nasional tepatnya Jl Prof Dr Nurcholis Madjid No 173 tersebut. Mereka langsung memblokade pintu masuk pabrik sambil menggelar orasi secara bergantian.
"Kondisi udara sudah sangat tidak pantas untuk dihirup, apalagi di luar rumah," kata Muklison salah satu warga di sela aksi unjuk rasa, Rabu (4/10/2023).
Ia mengakui serbuk dari limbah pabrik ini tidak hanya mengotori genteng dan teras, namun hingga masuk ke rumah dan kamar. Serbuk semakin menumpuk dengan hembusan angin kencang yang terjadi beberapa minggu ini.
Menurut dia, kondisi ini sudah terjadi sekitar tiga bulan dan hingga kini belum ada penanganan serius dari perusahaan.
Warga resah dengan pencemaran udara ini, apalagi semenjak kejadian itu banyak warga yang mengeluhkan mengalami sesak nafas.
"Kami menuntut agar pabrik menghentikan produksi sampai persoalan limbah ini terselesaikan," kata Muklison.
Warga juga berharap pihak managemen pabrik bersedia menemui dan memberikan solusi atas keluhan warga. Namun, hal itu tidak terealisasi.
Bagian keamanan pabrik tidak berkenan mengizinkan perwakilan pengunjukrasa maupun pimpinan kecamatan masuk dan melakukan dialog. Termasuk seorang anggota DPRD yang ikut mendatangi pabrik juga hanya bisa tertahan di pintu pos keamanan.
"Kita akan agendakan pemanggilan dalam waktu dekat," ujar Subaidi Muchtar, anggota DPRD Kabupaten Jombang.
