Lewis Hamilton Buka Rahasia Dapur di Sirkuit Shanghai

Rochman Arief

Reporter

Rochman Arief

Minggu, 14 April 2019 - 20:56

JATIMNET.COM, Shanghai – Lewis Hamilton terlihat murung pada hari Jumat 12 April 2019 setelah menyelesaikan sesi latihan bebas kedua di sirkuit Shanghai, Cina. Dia gagal mengendalikan mesin W10 yang dianggap tidak cocok dengan lintasan sirkuit.

Namun dia terlihat memamerkan trofi Formula 1 (F1) setelah menyelesaikan 56 lap pada balapan, Minggu 14 April 2019. Kemenangan itu menandai gelarnya yang keenam di Shanghai, atau gelar ke-75 sepanjang karirnya.

Selain itu, trofi yang ditorehkan Hamilton merupakan yang ke-1.000 sepanjang penyelenggaraan F1 sejak digelar tahun 1950. Enam gelar yang direbut di Shanghai sama dengan yang dia koleksi di Sirkuit Hungaroring (Hungaria) dan Gilles Villeneuve, Montreal (Kanada)

BACA JUGA: Lewis Hamilton Juara F1 Edisi ke-1.000

Tentu kemenangan itu membuat Hamilton bangga. Sebab sepanjang latihan bebas (free practice / FP) pertama hingga babak kualifikasi, dia gagal mengendalikan mesin W10. Kegagalan tahun lalu menjadi bayang-bayangnya. Usai memetik kemenangan dia buka rahasia dapur.

“Dia (mobil) benar-benar tidak menyukai cara saya mengemudi, yang cenderung agresif. Saya harus tampil dinamis untuk mengubah gaya mengemudi yang alami, menggesernya ke cara yang berbeda,” kata Hamilton seperti dikutip Formula1.com.

Padahal selama dua tahun dia tidak pernah mengubah gaya mengemudi yang cenderung agresif. Namun Hamilton memetik hasil setelah mengubah gaya mengemudi untuk menyesuaikan mobil dengan lintasan dan kondisi ban.

Salah satu indikatornya adalah hasil yang dicapai tahun lalu. Gaya mengemudinya yang agresif gagal membuahkan hasil. Namun tahun ini dia mengakui, ada sedikit pergeseran yang membuatnya tampil gemilang.

BACA JUGA: Siapa Pemenang Balapan Edisi ke-1.000

“Saya sangat berterima kasih kepada tim yang telah melakukan pekerjaan luar biasa. Saya tidak tahu bahwa kami finish satu-dua dalam tiga balapan di awal musim,” lanjut pebalap Inggris itu.

Selain tampil gemilang, dia juga memuji rekan satu timnya, Valteri Bottas yang menunjukkan peningkatan performa luar biasa. Bottas telah dua kali mendampingi Hamilton merebut podium kedua. Sebelumnya dia menang di seri pembuka di Melbourne, Australia.

Kesuksesan Mercedes mengantar dua pebalapnya finish satu-dua dalam tiga balapan pembuka mengulang capaian yang dilakukan Williams pada tahun 1992. Dengan tiga kemenangan itu mengantar Mercedes memimpin klasemen konstruktor dengan 130 poin disusul Ferrari dengan 73 poin dan Red Bull Racing Honda dengan 52 angka.

Baca Juga

loading...