Logo

Lagi, Truk Bermuatan Minuman Terguling di Depan SPN Bangsal

Reporter:,Editor:

Rabu, 24 April 2024 01:00 UTC

Lagi, Truk Bermuatan Minuman Terguling di Depan SPN Bangsal

Truk terguling di Jalan Raya Desa Sidomulyo, Kecamatan Bangsal Kabupaten Mojokerto di depan Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jawa Timur di Bangsal, Mojokerto, Rabu, 24 April 2024. Foto: Hasan

JATIMNET.COM, Mojokerto – Sebuah truk bermuatan penuh minuman botol terguling di Jalan Raya Desa Sidomulyo, Kecamatan Bangsal Kabupaten Mojokerto di depan Sekolah Polisi Negara (SPN) Jawa Timur, Rabu dini hari, 24 April 2024.

Truk bermuatan penuh minuman teh dalam kemasan itu terguling dan menutup separuh jalan yang mengarah ke Mojokerto hingga mengakibatkan kemacetan.

Proses evakuasi truk dan muatan seberat 18 ton itu berlangsung hingga pagi hari dan harus melibatkan alat berat untuk mengangkat badan truk boks tersebut.

BACA: Pulang Kerja, Pria ini Meninggal Dunia Tertabrak Truk Boks

Sopir truk dengan nopol AG 9044 RL, Muhammad Mi'an, warga Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, mengaku dirinya berangkat dari Pasuruan dengan tujuan Kabupaten Blitar.

"Dari arah timur, mau ke arah Blitar kirim ke gudang," ujarnya.

Ia menjelaskan sekitar pukul 01.00 WIB, kendaraannya didahului mobil pribadi dari arah yang sama.

"Ada mobil mendahului dari kiri, saya kaget terus banting setir ke kanan," katanya.

Setelah itu, kendaraannya menabrak beton pembatas jalan hingga terguling ke kiri.

"Enggak ada penerangan sama sekali, tidak kelihatan ini kalau ada pembatas," katanya.

Beruntung, dalam insiden tersebut tak sampai menimbulkan korban jiwa dan di lokasi dalam kondisi sepi dari pengguna jalan yang lain.

BACA: Diduga Mengantuk, Truk Tronton Tabrak Pikap di Jalur Bypass Mojokerto

"Saya sendirian, enggak ada korban, enggak luka," katanya.

Hingga pukul 08.00 WIB, proses evakuasi dihentikan karena kondisi jalan raya yang cukup ramai dan sedang jam kerja.

Sementara itu, Kapolres Mojokerto AKBP Ihram Kustarto yang meninjau proses evakuasi menerangkan evakuasi harus dihentikan dengan memindah truk ke bahu jalan.

"Kita evakuasi dengan meminggirkan kendaraan karena kepentingan bersama, untuk mendahulukan pengguna jalan dari arah kedua," katanya.

Reporter: Hasan