Laba Samsung Merosot di Kuartal Pertama

Nani Mashita

Jumat, 5 April 2019 - 14:55

JATIMNET.COM, Surabaya - Samsung Electronic Co melaporkan penurunan laba operasi terburuk di kuartal pertama selama empat tahun terakhir. Performa buruk ini dipicu oleh penurunan harga chip, memori dan penjualan smartphone yang melambat.

Penghasilan operasional turun 60 persen menjadi sekitar 6,2 triliun won (Rp77 triliun lebih), dilansir dari Bloomberg.com, Jumat 5 April 2019. Dibandingkan tahun lalu dengan periode yang sama, perusahaan yang berbasis Korea Selatan itu mencatat laba USD14,4 miliar. 

Penurunan laba ini juga menjadi terbesar sejak penurunan serupa pada kuartal ketiga 2014.  

Sebelumnya, Samsung sudah memperingatkan para investor akan adanya penurunan laba menyusul penurunan harga chip memori. Selain itu, penurunan laba juga dipicu menurunnya permintaan layar OLED dari Apple.

BACA JUGA: Samsung Galaxy S10 5G Mulai Dijual di Korsel

Hal itu mendorong turunnya harga untuk memori DRAM dan NAND dan memaksa Samsung berjuang lebih keras lewat smartphone Galaxy S10 untuk lolos dari persaingan ketat.

Samsung mengharapkan kenaikan laba di kuartal kedua lewat peluncuran seri terbaru Samsung Galaxy S10.

"Kami berharap permintaan server DRAm sebaik penjualan S10 dan ponsel lipat membaik di kuarter kedua," kata Daniel Yoo, ahli strategi global di Kiwoom Securities. 

Samsung telah berjuang untuk membendung penurunan dalam bisnis smartphone karena konsumen menunggu lebih lama untuk meningkatkan perangkat mereka.

BACA JUGA: Samsung Mulai Produksi Massal eUFS 512 GB

Saham Samsung turun 0,5 persen pada awal perdagangan Seoul, pada Jumat. Saham telah naik 21 persen tahun ini hingga penutupan Kamis, setelah merosot 24 persen pada 2018. 

Ekonomi Tiongkok, tujuan terbesar untuk komponen buatan Samsung, juga telah melambat, sementara Organisasi Perdagangan Dunia telah memangkas proyeksi perdagangan 2019 menjadi yang terlemah dalam tiga tahun.

Baca Juga

loading...