Jumat, 24 April 2026 06:00 UTC

Menteri Koordinator Bidang Ketahanan Pangan Zulkifli Hasan saat meninjau menu MBG yang hendak dibagikan kepada pelajar di Kota Probolinggo, Jumat, 24 April 2026. Foto: Zulafif.
JATIMNET.COM, Probolinggo - Kunjungan kerja Menteri Koordinator Bidang Ketahanan Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas ke Probolinggo diwarnai penegasan terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Zulhas menyatakan tidak segan menutup dapur penyedia MBG jika ditemukan penyajian makanan yang tidak sesuai standar gizi.
Dalam agenda tersebut, Zulhas memantau langsung harga sembako, kondisi ketahanan pangan, hingga pelaksanaan program MBG di sejumlah sekolah.
Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah SMA Negeri 1 Kota Probolinggo. Di sana, ia memastikan para siswa menerima makanan bergizi secara gratis dengan komposisi yang sesuai.
Zulhas menegaskan bahwa menu MBG harus memenuhi unsur gizi seimbang. Mulai dari karbohidrat, protein, sayur-mayur, buah, hingga susu. Ia juga mengingatkan agar tidak ada kompromi terhadap kualitas makanan yang disajikan kepada siswa.
“Kalau ada dapur yang tidak memenuhi standar, kita tutup. Tidak boleh main-main dengan kualitas makanan anak-anak kita,” tegasnya, Jum'at, 24 April 2026.
Meski demikian, hingga saat ini pihaknya belum menemukan pelanggaran standar dalam pelaksanaan MBG di Kota Probolinggo. Pengawasan akan terus dilakukan untuk memastikan program berjalan optimal.
Sementara itu, Wali Kota Probolinggo Aminuddin menyebutkan bahwa saat ini terdapat 27 dapur MBG yang beroperasi di wilayahnya. Ia memastikan seluruh dapur berada dalam pengawasan ketat Satgas MBG.
“Kami bersama Satgas akan bertindak tegas jika ada dapur yang tidak menunjukkan kualitas baik. Semua harus sesuai standar yang sudah ditetapkan,” ujar Aminuddin.
Pemerintah juga membuka ruang bagi sekolah untuk memberikan masukan terkait menu makanan kepada dapur penyedia MBG.
Namun, Zulhas mengingatkan agar mekanisme tersebut tidak dijadikan konten yang berpotensi menimbulkan polemik.
Dengan pengawasan berlapis, pemerintah berharap program MBG dapat berjalan maksimal dalam mendukung pemenuhan gizi siswa sekaligus memperkuat ketahanan pangan di daerah.
