Kunjungi Korban Banjir Gresik, Khofifah Disambati Tak Ada Tanggul 

Baehaqi Almutoif

Minggu, 5 Mei 2019 - 15:15

JATIMNET.COM, Surabaya - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengunjungi dan memberikan santunan kepada korban banjir yang meninggal di Desa Pucung, Kecamatan Balong Panggang, Gresik, Minggu 5 Mei 2019.

Banjir yang melanda lima kecamatan di Gresik sejak dua hari lalu tersebut, menyebabkan dua orang korban meninggal. Putra Bima Yudha (16) Dusun Pulorejo Desa Pucung, Kecamatan Balong Panggang dan Saiful Fajar (25) Dusun Kedung Rukun, Desa Kedung Pring, Kecamatan Balong Panggang.

BACA JUGA: Dua Tanggul Jebol, Banjir di Gresik Kian Parah

Kasi Pemerintahan Kecamatan Balong Panggng, Hermanto mengatakan, banjir telah merendam Kecamatan Balong Panggang sejak Senin 29 Mei 2019, malam. Baru surut, Sabtu 4 Mei 2019. Di kecamatan ini, banjir melanda empat desa, Wotan Sari, Banjar Agung,Karang Spanding, lalu ke Pucung.

Hermanto berharap segera ada tanggul untuk menahan air agar tidak kembali meluap. Karena ketika hujan dengan itensitas tinggi, beberapa desa di Kecamatan Balong Panggang menjadi langganan banjir. "Belum ada tanggul di sini. Harapannya ada tanggul," kata Hermanto.

BACA JUGA: Khofifah Siapkan Skema Penanggulangan Banjir Jatim

Kepala Dusun Kedung Rukun, Desa Kedung Pring, Kecamatan Balong Panggang, Gresik, Riyono ditemui di rumah duka menyebutkan, baru kali ini dusunnya terlanda banjir.

Tahun-tahun sebelumnya tidak pernah banjir meskipun berbatasan langsung dengan Sungai Lamong. "Baru kali ini, hanya sekali ini," ujar Riyono.

Banjir akibat meluapnya Sungai Lamong telah merendam lima kecamatan, di Kecamatan Balongpanggang, Benjeng, Cerme, Menganti dan Kedamean.

Baca Juga

loading...