KPU Jatim Diprotes PKB dan Gerindra Soal Rekapitulasi Pamekasan

Khoirotul Lathifiyah
Khoirotul Lathifiyah

Jumat, 10 Mei 2019 - 15:38

JATIMNET.COM, Surabaya – Komisi Pemilhan Umum (KPU) Jawa Timur menerima form keberatan atau DC2 dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Gerindra, dalam proses rekapitulasi di Kabupaten Pamekasan.

Pengajuan form DC2 ini, menurut KPU, karena saksi parpol kurang puas dengan tindakan yang sudah dilakukan oleh KPU Jatim.

"Jadi ada dari paslon 02 yang meminta data KPPS dan daftar hadir di TPS se-Jatim. Kedua Gerindra yang protes perolehan DPR RI," kata Ketua KPU Jatim Choirul Anam saat diwawancarai di sela Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi tingkat Provinsi Jatim, Jumat 10 Mei 2019.

Keberatan dari saksi ini sudah dibahas sekitar delapan jam, yakni lima jam pada Kamis 9 Mei 2019, dan tiga jam pada Jumat 10 Mei 2019.

BACA JUGA: Separuh Lebih Anggota DPRD Surabaya 2019-2024 Diisi Wajah Lama

Anam mengungkapkan, berdasarkan prosedur Peraturan KPU, jika terdapat keberatan dari saksi akan ditindaklanjuti.

Jika masih belum merasa puas dengan hasil KPU, bisa melaporkan ke Badan Pengawasan  Pemilihan Umum (Bawaslu) Jatim, atau mengajukan form DC2.

Nantinya form DC2 yang diajukan oleh pelapor akan dilanjutkan ke tingkat nasional

"Selama ini yang sudah dari awal melaporkan banyak yang bisa ditindaklanjuti. Jadi kan tidak mungkin kami menindaklanjuti protes yang belum jelas keberadaannya," kata Anam.

BACA JUGA: Rekapitulasi Pemilu 2019 Jatim Tinggal Tiga Kabupaten di Madura

.Anam memaklumi adanya keberatan dari saksi dalam forum rapat pleno. Menurutnya rekap berjenjang ini tidak mungkin memuaskan semua pihak..

"Jadi dari Paslon 02 ini meminta dokumen A5 dan daftar hadir di TPS se-Jatim. Nah ini kan membutuhkan proses lama, karena C7 ini ada di dalam kotak," kata dia.

Kegiatan rekapitulasi tingkat provinsi ini molor dari target KPU Jatim yang diagendakan rampung pada Kamis 9 Mei 2019 lalu, lanjut Anam.

Padahal kegiatan rekapitulasi tingkat provinsi di Jatim dimulai lebih awal dari provinsi lainnya.

BACA JUGA: Bentuk Tim Kesehatan Pasca Pemilu, Kemenkes Lakukan Audit Kematian

Anam menjelaskan percepatan tersebut karena jumlah penduduk di Jatim yang cukup banyak. Sehingga administrasi yang direkap penyelenggara pun banyak.

"Rekapitulasi tingkat nasional mulai Minggu 12 Mei 2019 mendatang. Sore ini atau maksimal malam ini sampang terselesaikan sehingga kami bisa ke Jakarta menyerahkan langsung secara nasional," kata dia.

Baca Juga

loading...