Logo

Kemah di Depan Pemkab Jombang, FRMJ Akhirnya Ditemui Bupati Warsubi

Reporter:,Editor:

Selasa, 22 September 2026 02:00 UTC

Kemah di Depan Pemkab Jombang, FRMJ Akhirnya Ditemui Bupati Warsubi

Bupati Jombang Warsubi saat berdialog dengan Forum Rembug Masyarakat Jombang yang kemah di depan Pemkab Jombang, Sabtu, 19 September 2026. Foto: instagram.com/abahwarsubi

JATIMNET.COM, Jombang – Tenda yang didirikan Forum Rembug Masyarakat Jombang (FRMJ) di depan Kantor Pemkab Jombang akhirnya membuat Bupati Warsubi turun menemui mereka, Sabtu malam, 19 September 2026.

Warsubi datang bersama sejumlah pejabat Pemkab Jombang untuk berdialog dengan massa yang memilih bermalam di depan kantor pemerintah daerah tersebut.

Sejumlah persoalan disampaikan FRMJ dalam pertemuan itu. Di antaranya keberadaan pabrik yang dinilai belum memiliki perizinan, pedagang kaki lima (PKL) di kawasan zona merah, hingga persoalan Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI).

Warsubi mendengarkan satu per satu persoalan yang disampaikan massa sebelum memberikan tanggapan.

“Terus terang saya tidak tega jika melihat masyarakat harus bermalam di depan kantor pemerintah hanya untuk menyampaikan keresahan,” ujar Warsubi.

Menurut Warsubi, tidak semua persoalan yang disampaikan dapat langsung diputuskan malam itu. Sejumlah hal harus diperiksa lebih dahulu agar pemerintah memiliki dasar yang jelas sebelum mengambil langkah.

“Tidak semua bisa saya jawab malam itu. Ada yang harus kami cek dulu. Tetapi saya ingin mereka tahu, pemerintah tidak menutup telinga,” katanya.

Ia menegaskan setiap persoalan harus dilihat secara utuh, bukan hanya berdasarkan asumsi maupun informasi sepihak.

“Kalau memang ada yang perlu dibenahi, kita benahi. Kalau ada yang perlu diperiksa, kita periksa. Kita cari jalan keluarnya bersama. Yang penting Jombang bisa guyup rukun,” tuturnya.

Bagi Warsubi, menemui langsung warga yang menyampaikan aspirasi merupakan bagian dari tanggung jawab sebagai kepala daerah. Ia berharap pertemuan tersebut menjadi awal untuk menyelesaikan persoalan yang disampaikan FRMJ.

“Alhamdulillah, malam itu kami bisa duduk bersama dan saling mendengarkan. Semoga ikhtiar ini menjadi jalan untuk menyelesaikan persoalan yang ada,” pungkasnya.