Logo

Kawal Program Prioritas, Mas Dhito Minta Data Kemiskinan dan Stunting Akurat

Reporter:,Editor:

Senin, 05 October 2026 10:30 UTC

Kawal Program Prioritas, Mas Dhito Minta Data Kemiskinan dan Stunting Akurat

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana saat memimpin rapat. Foto:kedirikab.go.ig

JATIMNET.COM - Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meminta jajaran pemerintah daerah memastikan program prioritas berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

Ia menyoroti sejumlah hal yang perlu ditindaklanjuti, mulai dari peningkatan kualitas pendidikan, validitas data kesejahteraan warga, hingga penurunan angka stunting.

Arahan tersebut disampaikan Mas Dhito saat rapat koordinasi bersama seluruh kepala dinas dan camat se-Kabupaten Kediri di Ruang Joyoboyo, kompleks Kantor Pemkab Kediri, Senin (5/10/2026). Ia meminta seluruh perangkat daerah memiliki visi yang sama dalam mengawal proyek strategis dan prioritas daerah, sekaligus mendukung program strategis nasional.

Di bidang pendidikan, Mas Dhito menekankan peningkatan kompetensi guru dan evaluasi berkelanjutan untuk memastikan pemenuhan standar nasional pendidikan serta perbaikan rapor pendidikan. Ia juga meminta berbagai kebijakan dan inovasi pendidikan dituangkan dalam regulasi agar memiliki peta jalan dan strategi yang terukur, terutama untuk mengatasi persoalan akses dan kualitas pendidikan.

"Terkait kompetensi guru, saya minta ditingkatkan," katanya.

Pada sektor kesehatan, Mas Dhito menyoroti capaian Universal Health Coverage (UHC) Kabupaten Kediri yang tercatat 97,88 persen pada September 2026. Sementara itu, angka stunting berdasarkan hasil pengukuran bulan timbang menunjukkan tren penurunan, dari 8,04 persen pada Desember 2025 menjadi 7,67 persen pada Februari 2026, kemudian 7,47 persen pada Agustus 2026.

Meski menunjukkan penurunan, ia meminta angka tersebut benar-benar mencerminkan kondisi di lapangan. Akurasi data juga menjadi perhatian dalam penanganan kemiskinan dan persoalan sosial, khususnya terkait desil atau peringkat kesejahteraan masyarakat dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

"Masalah desil ini tolong diselesaikan, kepada camat saya minta tolong dicek berapa data desil yang tidak tepat di kecamatannya, berapa angka riil stunting bukan persentasenya," tegasnya.

Selain pendidikan, kesehatan, dan sosial, rapat koordinasi tersebut membahas proyek strategis daerah di bidang infrastruktur, ketahanan pangan, pengendalian inflasi, serta mitigasi bencana. Mas Dhito juga menegaskan komitmen Pemkab Kediri mendukung program strategis nasional agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat setempat.

"Meskipun program prioritas pemerintah pusat tapi tetap yang mendapatkan manfaat adalah masyarakat kita," ucapnya.

Salah satu program yang menjadi perhatian ialah Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Mas Dhito meminta adanya pendampingan dan pembinaan agar koperasi dapat beroperasi serta membangun kerja sama dengan kekuatan ekonomi yang sudah tumbuh di desa, termasuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). (ad)