Logo

Kasus Dugaan Pemukulan Siswa MI di Tuban Berakhir Damai

Reporter:,Editor:

Sabtu, 03 October 2026 13:21 UTC

Kasus Dugaan Pemukulan Siswa MI di Tuban Berakhir Damai

Ilustrasi perundungan. Ilustrator: Magnific

JATIMNET.COM, Tuban – Dugaan kekerasan terhadap seorang siswa kelas 5 Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, berakhir damai setelah pihak sekolah dan keluarga korban menjalani mediasi.

Mediasi berlangsung pada Sabtu, 3 Oktober 2026. Pertemuan tersebut digelar setelah pihak sekolah mengungkap siswa kelas 6 yang diduga melakukan pemukulan terhadap korban.

Dalam mediasi itu, pihak sekolah dan keluarga korban sepakat menyelesaikan persoalan secara damai. Siswa yang diduga melakukan pemukulan juga telah mendapatkan sanksi berupa Surat Peringatan 2 (SP2).

Kakak korban berinisial A mengatakan, pihak sekolah berhasil mengungkap siswa yang diduga memukul adiknya sebelum mediasi digelar.

"Sudah ketemu pelakunya. Katanya kelas VI dan sudah diberi SP2," ujar A kepada jatimnet.com. 

BACA: Siswa MI di Tuban Diduga Dipukul Kayu hingga Berdarah

A menjelaskan, keluarga korban mendapat informasi bahwa dugaan pemukulan tersebut dipicu rasa sakit hati setelah siswa yang bersangkutan kalah dalam perlombaan tarik tambang yang digelar di sekolah.

"Motifnya karena sakit hati kalah tarik tambang," ungkapnya.

Sebelumnya, korban mengalami luka pada bagian kepala hingga mengeluarkan darah. Kondisi tersebut membuat keluarga mempertanyakan penyebab luka karena saat itu belum mendapat informasi mengenai pihak yang diduga melakukan pemukulan.

Keluarga korban sempat menerima penjelasan bahwa luka di kepala tersebut diduga terjadi akibat korban terbentur tembok. Namun, pihak sekolah kemudian melakukan penelusuran hingga akhirnya mengungkap siswa yang diduga melakukan pemukulan.

A mengatakan, keluarga korban dan pihak sekolah kemudian menyepakati penyelesaian persoalan melalui mediasi. Kedua pihak sepakat mengakhiri persoalan tersebut secara damai.

"Hasilnya damai," pungkasnya.