Logo

Kandungan Lokal Diklaim 95 Persen, Honda Brio Disebut Sangat Nasionalis

Reporter:

Kamis, 18 August 2022 00:00 UTC

Kandungan Lokal Diklaim 95 Persen, Honda Brio Disebut Sangat Nasionalis

Honda Jazz

JATIMNET.COM, Jakarta – Business Innovation and Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor (HPM), Yusak Billy mengklaim angka kandungan lokal dari Honda Brio mencapai lebih dari 95 persen. Maka, mobil ini disebut sangat nasionalis.

“Selain kandungan lokal yang tinggi, Brio juga nasionalis karena melibatkan banyak pelaku industri yang juga ikut andil dalam percepatan perkembangan industri otomotif Indonesia,” jelas Billy dikutip dari situs berita Gridoto, Kamis, 18 Agustus 2022.

“Segala sesuatu tadi serta penerimaan yang sangat baik dari konsumen, membuat kami sangat bangga bisa mengembangkan Honda Brio di Indonesia," ujarnya.

BACA JUGA : Di Tengah Pandemi, Honda Belum Ada Meluncurkan Mobil Baru

Berdasarkan data dari GAIKINDO, Honda Brio sudah terjual sekitar 453.253 unit di Indonesia hingga Juli 2022. ”Termasuk gelar best selling car atau mobil dengan penjualan terbaik baik itu retail maupun wholesales pada 2020 lalu," imbuhnya.

Tidak bertahan di tahun berikutnya, gelar tersebut kembali direbut Honda Brio pada periode Januari-Juli 2022 atau paruh pertama tahun ini. Salah satunya akibat pasokan chip semikonduktor yang mulai membaik, meskipun tetap membuat pemenuhan permintaan Honda Brio terhambat.

Kepopuleran Honda Brio di pasar Indonesia sendiri sudah terlihat sejak awal kedatangannya dari Thailand pada 2 Agustus 2012 silam. Langsung menyabet gelar city car paling laris tahun itu, membuat HPM yakin melahirkan Honda Brio Satya sebagai andalan mereka di segmen LCGC pada tahun berikutnya.

Satya kemudian ditemani oleh dua saudaranya yang lebih 'premium' yaitu Brio RS pada 2016, serta Brio RS Urbanite pada 2021 lalu. “Program LCGC yang dicanangkan pemerintah merupakan cikal bakal dari kami menanamkan investasi yang besar di Indonesia senilai Rp 1,2 triliun,” ujar Billy.

“Tentu tujuannya agar konsumen mendapatkan harga yang lebih terjangkau, serta untuk berpartisipasi dalam perkembangan ekonomi Indonesia,” lanjutnya.

BACA JUGA : Penjualan Mobil Honda Meningkat 84 Persen pada Juli 2019

Jumlah tersebut ditambah lagi oleh investasi sebesar Rp 5,1 triliun yang dicanangkan pada akhir 2019 lalu. Investasi tersebut tidak hanya untuk lokalisasi salah satu komponen Brio lainnya yaitu connecting rod, melainkan juga pengembangan model Honda lainnya di Indonesia. “Nilai tersebut belum termasuk investasi untuk elektrifikasi ya,” ucap Billy.