Kamis, 23 April 2026 07:30 UTC

Fasilitas panel surya di atap gedung utama kantor SBI Pabrik Tuban, Jawa Timur, sebagai bagian dari upaya transisi menuju energi hijau. Foto/SIG.
JATIMNET.COM, Gresik – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) memperkuat komitmen terhadap lingkungan melalui penerapan prinsip Environmental, Social, dan Governance (ESG) yang terintegrasi dalam strategi bisnis.
Penerapan prinsip tersebut fokus pada pemanfaatan energi terbarukan dan percepatan reklamasi lahan pascatambang.
Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni menyebut program keberlanjutan ini menjadi keunggulan kompetitif yang mendorong inovasi sekaligus menjaga stabilitas operasional.
“Melalui berbagai inisiatif strategis, SIG membuktikan bahwa kinerja keberlanjutan dapat berjalan seiring dengan kinerja bisnis, bahkan memperkuat ketahanan operasional perusahaan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis, 23 April 2026.
BACA: SIG Bantu Kelola Sampah Kota Memanfaatkan RDF Jadi Bahan Bakar Alternatif
Salah satu langkah konkret adalah optimalisasi bahan bakar alternatif dari limbah industri, biomassa, hingga sampah perkotaan (RDF).
Sepanjang 2025, pemanfaatan naik 24 persen menjadi 681 ribu ton. Jumlah itu setara pengurangan batu bara 467 ribu ton dengan thermal substitution rate mencapai 9,77 persen.
"SIG juga memperluas energi bersih melalui panel surya dan teknologi Waste-Heat Recovery Power Generation (WHRPG)," tukasnya.
Hasilnya, emisi GRK cakupan 1 turun 21 persen dari baseline 2010 dan cakupan 2 turun 15 persen dari baseline 2019, sektor tambang di 2025 SIG mereklamasi 628 hektare lahan.
Komitmen ini diganjar enam penghargaan PROPER Hijau 2025 dari Kementerian Lingkungan Hidup. SIG menegaskan terus mempercepat transformasi industri bahan bangunan yang efisien, inovatif, dan ramah lingkungan.
