JATIMNET.COM, Surabaya – Titik Purnomosari melaporkan perselingkuhan suaminya, yang merupakan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bojonegoro, Iskandar ke Kepolisian Daerah Jawa Timur.

Laporan tersebut dilakukan setelah melihat video porno antara suaminya dengan wanita yang diduga sebagai Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pasuruan Nila Wahyuni Subiyanto. Selain itu, laporan ke Polda Jatim berdasarkan konfirmasi dengan Nila Wahyuni Subiyanto.

Dalam laporan itu, Titik mengaku suaminya telah berselingkuh dengan Nila Wahyuni Subiyanto selama dua tahun. Hal ini terungkap setelah bertemu dengan Nila Wahyuni Subiyanto di Sidoarjo pada Agustus 2018.

“Saat itu saya tanya sejak kapan Nila berselingkuh dengan suami saya. Dalam pengakuannya, sudah sejak Januari atau Februari 2017. Berarti sudah dua tahun,” kata Titik di Mapolda Jatim, Kamis, 11 April 2019.

BACA JUGA: Polisi Probolinggo Amankan Pasangan Selingkuh dari Amuk Massa

Titik juga menemukan video porno di ponsel milik suaminya. Meski awalnya dia tidak percaya video porno itu adalah suaminya. Namun suara suaminya tedengar jelas serta terlihat jelas wajah Nila.

“Muka suami saya tidak kelihatan, cuma kan ada suara-suara, dan saya mengenali suara suami saya. Saya tahu persis dan itu ada di HP suami saya,” jelasnya.

Kasus perselingkuhan ini telah dilaporkan Titik pada Kamis, 21 Maret 2019 di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Jatim dengan nomor Laporan LPB/234/III/2019/UM/JATIM. Dalam laporan itu Titik menjerat pasal 284 KUHP tentang Perzinahan.

BACA JUGA: Caleg Terjaring Operasi Pasangan Mesum

“Setahu saya polisi sudah memeriksa semuanya, apa lagi sudah ngecek ke lokasi (tempat kontrakan),” ucap Titik.

Dalam keterangan kepada awak media, suami dan selingkuhannya kerap berhubungan di sebuah rumah kontrakan di Taman Dayu. Sebetulnya, lanjut Titiek, suaminya sudah meminta maaf dan berjanji akan memutuskan hubungannya. Namun hubungan keduanya semakin menjadi.

Setelah mengetahui ada video porno di dalam ponsel Iskandar, justru Titiek diancam dengan Undang-undang ITE apabila menyebarkan video tersebut.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera mengatakan berdasarkan pemeriksaan keduanya (Iskandar dan Nila Wahyuni Subiyanto) telah ditetapkan sebagai tersangka, lantaran terbukti melanggar pasal perzinahan.

BACA JUGA: Pasangan Mesum Dijemput Istrinya Usai Terjaring Razia

“Keduanya sudah kami tetapkan sebagai tersangka untuk kasus Kepala Dinas Perhubungan Bojonegoro dan Kepala Dinas Sosial Kota Pasuruan," ucapnya.

Penetapan kepada kedua tersangka ini setelah adanya bukti bukti yang cukup, seperti foto kebersamaan hingga video porno.

“Sudah jadi tersangka, pertama adalah perselingkuhan, itu dulu. Kami mendapatkan foto terakhir foto porno dan sebagainya. Itu di-share dari konten yang bersangkutan, ini sudah masuk ke ranah PPA," imbuhnya.

Selanjutnya Polda Jatim akan mendatangkan saksi ahli ITE untuk melihat apakah keduanya berpotensi dijerat UU ITE. Sebab konten pornonya tersebar melalui gadget dan dianggap tidak senonoh.