UAMBN MA berlangsung pada 13-14 dan MTs 20-22 Maret

Jutaan Siswa Madrasah Ikuti UAMBN Maret

Dyah Ayu Pitaloka
Dyah Ayu Pitaloka

Jumat, 8 Maret 2019 - 12:43

JATIMNET.COM, Surabaya – Kementerian Agama mengumumkan Ujian Akhir Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN) 2018-2019 berlangsung serentak pada 13 - 15 Maret 2019 untuk Madrasah Aliyah (MA) dan 20 - 22 Maret 2019 untuk Madrasah Tsanawiyah (MTS).

UAMBN tahun ini akan diikuti oleh 1.451.304 siswa madrasah dari 25.378 lembaga. Angka tersebut terdiri dari 457.429 siswa MTs dan 993.875 siswa MA.

Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan dan Kesiswaan A. Umar mengatakan, UAMBN bertujuan mengukur pencapaian standar kompetensi lulusan mata pelajaran keagamaan pada MTs dan MA secara nasional.

BACA JUGA: Tukin 364 Ribu Guru Madrasah se-Indonesia Belum Dibayar

“Fungsi dari UAMBN adalah sebagai bahan pertimbangan dalam pemetaan mutu madrasah. Dan yang perlu digarisbawahi adalah, UAMBN bukan sebagai penentu kelulusan,” tutur Umar di Jakarta, Jumat 8 Maret 2019 dilansir dari laman Kemenag.

Nantinya UAMBN akan dilaksanakan dengan dua moda, yaitu UAMBN berbasis komputer dan UAMBN berbasis kertas dan pensil.

Ada tiga mata pelajaran yang akan diujikan di jenjang MA maupun MTs. Yaitu: Al Quran Hadis, Fikih, dan Sejarah Kebudayaan Islam  

BACA JUGA: Menag Berikan Status Negeri Pada Sekolah dan Kampus Katolik

“Pemantauan pelaksanaan UAMBN dilakukan oleh Panitia Tingkat Pusat, Provinsi, dan Kabupaten/Kota dan Tingkat Satuan Pendidikan sesuai tugas dan kewenangannya,” ujar Kasubdit Kurikulum dan Evaluasi Direktorat KSKK, Ahmad Hidayatullah.

Menurut Ahmad, pemeriksaan hasil UAMBN-KP menjadi tangung jawab panitia tingkat provinsi, selanjutnya dilaporkan ke panitia pusat.

Sedangkan Pemeriksaan hasil UAMBN-BK menjadi tanggungjawab panitia pusat.

Baca Juga

loading...