Jokowi Akui Diserang Empat Berita Bohong

Ahmad Suudi

Senin, 25 Maret 2019 - 17:56

JATIMNET.COM, Banyuwangi – Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo mengungkapkan ada empat hoaks atau berita bohong yang tengah menyerang dirinya. Hal itu disampaikan pada bagian akhir pidato kampanye terbuka hari kedua, di Taman Blambangan, Banyuwangi, Senin 25 Maret 2019.

Dia berharap hoaks tidak mengubah niatan pendukungnya untuk terus memilihnya bersama Ma'ruf Amin dalam kontestasi Pilpres 17 April 2019. Penyeberan berita bohong itu menjadi cara untuk mendelegetimasi (membatalkan) kesolidan paslon 01 dengan pendukungnya.

Adanya penyebaran informasi palsu bahwa bila Jokowi-Ma'ruf terpilih menjadi presiden dan wakil presiden periode 2019-2024, pendidikan agama akan dihapus dari kurikulum sekolah. Hoaks kedua bila 01 terpilih dalam pilpres 2019, azan akan dilarang disiarkan menggunakan pengeras suara.

BACA JUGA: Jokowi Berbagi Kisah Membangun Usaha dengan Pengusaha Muda

“Indonesia adalah negara dengan jumlah umat muslim terbanyak. Siapapun presidennya tidak akan berani melarang azan. (Informasi) itu hoaks, fitnah," kata Jokowi di depan ribuan pendukung yang mengerumuni panggung kampanye di Taman Blambangan.

Hoaks ketiga yang menimpanya pada saat terpilih, perkawinan sejenis akan dilegalkan. Berita bohong keempat atau terakhir yang santer dalam tiga minggu ini adalah, apabila pasangan calon (paslon) Jokowi-Ma'ruf terpilih perzinaan akan dilegalkan.

“Itu kabar bohong yang disemburkan ke mana-mana. Kalau ada (kabar hoaks itu) di Kabupaten Banyuwangi, tolong diluruskan, harus dilawan,” kata Jokowi lagi.

Sebelumnya dalam acara kampanye terbuka di Banyuwangi, Jokowi menunjukkan bentuk fisik kartu-kartu sakti baru yang ditawarkan, Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, Kartu Pra Kerja dan Kartu Sembako Murah. Dia juga mengajak pendukungnya untuk mengenakan baju putih saat pemilu 17 April 2019 nanti.

BACA JUGA: Moeldoko Optimistis Ekonomi Tetap Stabil Pasca Pesta Demokrasi

Jawa Timur merupakan provinsi kedua bagi Jokowi-Ma'ruf, dalam kampanye terbuka Pilpres 2019. Sebelumnya, pada hari pertama kesempatan kampanye terbuka, Jokowi memaparkan program-program yang disampaikan di Banten.

Hari ini selain di Banyuwangi, kampanye juga diagendakan digelar di Jember dan Malang. Sejumlah tokoh nasional hadir dalam kampanye di Banyuwangi. Beberapa tokoh politik terlihat hadir.

Di antaranya Abdullah Azwar Anas (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan sekaligus Bupati banyuwangi), Abdul Kadir Karding (Partai Kebangkitan Bangsa), dan Hary Tanoesoedibjo (Ketua Partai Persatuan Indonesia). Hadir pula Nihayatul Wafiroh (Anggota Komisi IX DPR RI), Ibu Negara Iriana Jokowi, dan Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf Erick Thohir.

Baca Juga

loading...