Jelang Ramadan, Harga Bawang Putih di Banyuwangi Melonjak

Ahmad Suudi

Sabtu, 4 Mei 2019 - 17:50

JATIMNET.COM, Banyuwangi – Harga bawang putih di Banyuwangi melonjak menjadi Rp 76 ribu per kilogram dari Rp 60 ribu pada Minggu lalu. Demikian juga harga kebutuhan dapur dan bumbu-bumbuan lain, kecuali bawang merah dan minyak goreng curah yang justru turun.

Menurut Kholik (45), penjual sayur dan bumbu di salah satu lapak Pasar Blambangan menyebutkan, informasi yang dia peroleh naiknya harga bawang putih karena tak ada pasokan yang masuk dan yang beredar saat ini di pasaran adalah sisa stok kulakan sebelumnya.

"Barangnya tidak ada, ini kan sisa. Kemarin saya jual Rp 58.000 langsung habis dikrubuti orang, ambil lagi sudah dapat harga di atas Rp 70 ribu," tutur Kholik, Sabtu 4 Mei 2019.

BACA JUGA: Bawang Putih yang Bikin Perih

Dia mengungkapkan, harga bawang putih pada Ramadan tahun lalu lebih murah daripada tahun ini. Dia menduga faktor cuaca dan penyelenggaraan pemilu yang berdekatan dengan bulan puasa membuat harga sebagian kebutuhan rumah tangga naik lebih tinggi.

Meski demikian, ia mendapatkan kabar kalau pasokan bawang putih akan datang ke Banyuwangi lagi Minggu, 5 Mei 2019 atau sehari sebelum mulai puasa.

"Katanya tidak bisa kirim, di jalan ada banyak masalah. Tapi besok katanya bakal datang, bawang putih, tapi belum pasti," ujarnya lagi.

Sedangkan harga komoditas lainnya yang naik di antaranya cabai besar yang kini harganya mencapai Rp 28 ribu per kilogram. Kemudian cabai rawit Rp 26 ribu per kilogram, jahe Rp 20 ribu per kilogram, tomat ranti (sambal) Rp 12 ribu per kilogram dan tomat buah Rp 8 ribu per kilogram.

BACA JUGA: Tiga Komoditas ini Sumbang Inflasi Jelang Ramadan

Adapun minyak goreng, harganya turun menjadi Rp 8.750 dari minggu lalu Rp 9 ribu dan bawang merah turun secara bertahap seminggu terakhir dari Rp 40 ribu menjadi Rp 30 ribu per kilogram. Kholik mengatakan pasokan bawang merah jelang Ramadan kali ini juga lancar.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Banyuwangi Suminten mengakui mahalnya bawang putih karena stok yang berkurang, di sisi lain permintaannya bertambah jelang Ramadan.

Pihaknya belum tahu kapan pasar akan mendapatkan pasokan bawang putih. " Belum tahu (kapan pasokan datang), karena kita menunggu informasi Disperindag Provinsi Jatim," kata Suminten.

Baca Juga

loading...