Logo

Jelang Hadapi Persija, Bernardo Tavares Jadikan Piala Presiden Ajang Matangkan Persebaya

Fokus Bangun Chemistry Tim
Reporter:,Editor:

Sabtu, 25 July 2026 11:29 UTC

Jelang Hadapi Persija, Bernardo Tavares Jadikan Piala Presiden Ajang Matangkan Persebaya

Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares. Foto: Khaesar

JATIMNET.COM, Surabaya – Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares memanfaatkan Piala Presiden 2026 sebagai ajang mempercepat pembentukan tim sebelum mengarungi kompetisi resmi musim ini. Turnamen pramusim dinilai menjadi kesempatan penting bagi skuad Bajul Ijo untuk meningkatkan kekompakan, terutama karena banyak pemain baru yang baru bergabung.

Persebaya akan memulai kiprahnya di Piala Presiden 2026 dengan menghadapi Persija Jakarta di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu, 26 Juli 2026.

Menurut pelatih asal Portugal tersebut, keikutsertaan dalam turnamen pramusim memberikan kesempatan bagi tim untuk memperoleh menit bermain sekaligus mengasah kualitas permainan secara kolektif.

"Saya pikir sangat bagus bagi Persebaya untuk berpartisipasi dalam kompetisi ini. Ini memungkinkan kami memiliki pertandingan dan kompetisi. Target kami adalah mengembangkan tim," kata Bernardo dalam konferensi pers, Sabtu, 25 Juli 2026.

Ia mengungkapkan proses adaptasi pemain baru masih berlangsung. Bahkan, beberapa di antaranya baru menjalani latihan selama sepekan sehingga belum sepenuhnya mengenal seluruh rekan setim.

"Saat ini kami memiliki banyak pemain baru. Beberapa dari mereka setelah satu minggu latihan bahkan belum mengetahui semua nama rekan satu timnya. Jadi pertandingan seperti ini sangat penting untuk perkembangan tim," ujarnya.

Bernardo mengakui Persija merupakan salah satu tim kuat di Indonesia yang ditangani pelatih berpengalaman dan diperkuat pemain berkualitas. Meski demikian, ia menegaskan perhatian utama Persebaya saat ini tetap tertuju pada peningkatan kualitas tim sendiri.

"Kami ingin memenangkan pertandingan. Kami tahu Persija adalah tim yang kuat dengan pelatih yang sangat dikenal di Indonesia dan pemain-pemain berkualitas. Tapi saat ini fokus kami adalah Persebaya," tuturnya.

Ia juga meminta seluruh pemain tetap rendah hati karena masa persiapan tim masih relatif singkat. Menurutnya, laga uji coba melawan Persis Solo memberikan banyak pelajaran untuk membenahi performa tim.

"Kalau hanya melihat hasilnya mungkin tidak terlalu bagus. Tapi kalau melihat proses permainan, saya menemukan banyak hal positif dan juga hal-hal yang harus kami tingkatkan," katanya.

Selain mematangkan organisasi permainan, Bernardo juga masih memantau kondisi kebugaran para pemain. Ia mengisyaratkan bakal melakukan rotasi besar dan memanfaatkan regulasi delapan pergantian pemain agar seluruh anggota skuad memperoleh kesempatan menunjukkan kemampuan terbaiknya selama turnamen.