Logo

Persebaya Waspadai Bhayangkara FC di Laga Perdana Super League

Reporter:,Editor:

Jumat, 04 September 2026 13:30 UTC

Persebaya Waspadai Bhayangkara FC di Laga Perdana Super League

Persebaya sedang berlatih untuk mempersiapkan diri menghadapi Bhayangkara Presisi FC dalam laga perdana Super League Indonesia, Jumat, 4 September 2026. Foto: Oficial Persebaya.

JATIMNET.COM, Surabaya – Persebaya Surabaya membawa modal juara Piala Presiden saat bertandang ke markas Bhayangkara Presisi Lampung FC dalam laga perdana Super League Indonesia di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Sabtu, 5 September 2026.

Namun, pelatih Persebaya Bernardo Tavares meminta anak asuhnya tidak terlena dengan keberhasilan di turnamen pramusim.

Tantangan berbeda sudah menanti karena Bhayangkara FC kini ditangani pelatih baru yang membuat Persebaya kesulitan membaca pola permainan lawan.

Menurut Bernardo, Persebaya belum memiliki cukup banyak rekaman pertandingan resmi Bhayangkara FC untuk memprediksi pendekatan yang akan digunakan dalam laga perdana tersebut.

“Bhayangkara punya keuntungan karena mereka lebih mengetahui kami setelah melihat pertandingan di Piala Presiden dan beberapa laga uji coba. Di sisi kami, kami tidak tahu pasti bagaimana mereka akan bermain,” kata Tavares, Jumat, 4 September 2026.

Bernardo bahkan belum dapat memastikan formasi yang akan digunakan Bhayangkara FC, apakah bermain dengan tiga, empat, atau lima pemain belakang. Ia juga masih berupaya membaca karakter permainan pelatih anyar tim tersebut berdasarkan rekam jejaknya saat menangani klub di India.

“Kami juga tidak tahu gaya bermain pelatih baru mereka. Kalau melihat bagaimana timnya bermain musim lalu di India, lebih seperti 4-4-2. Tetapi saya tidak tahu apakah besok akan menggunakan gaya yang sama atau tidak,” ujarnya.

Selain perubahan pelatih, Bernardo menilai Bhayangkara FC memiliki materi pemain yang patut diperhitungkan. Menurutnya, tim tersebut masih mempertahankan pemain-pemain kunci dari musim sebelumnya dan mendatangkan sejumlah pemain baru dengan pengalaman di berbagai kompetisi.

“Artinya mereka memiliki pemain yang sangat bagus. Di sisi lain, kami juga memiliki pemain bagus dan sedang membangun sebuah tim. Kami berharap besok bisa menjalankan pekerjaan dengan baik dan memberikan penampilan yang bagus,” kata pelatih asal Portugal itu.

Persebaya datang dengan kepercayaan diri setelah menjuarai Piala Presiden. Namun, Bernardo mengingatkan para pemainnya bahwa keberhasilan di turnamen pramusim tidak menjadi jaminan pada kompetisi resmi.

“Apa yang kami lakukan sebelumnya tidak akan membantu kami besok. Kami senang bisa memenangkan sebuah kompetisi, tetapi kami harus bekerja keras,” katanya.

Justru, status Persebaya sebagai juara Piala Presiden dinilai Bernardo bisa menjadi motivasi tambahan bagi Bhayangkara FC.

“Jika saya menjadi pelatih Bhayangkara, saya akan mengatakan kepada pemain, ‘Ayo, kita kalahkan juara Presiden.’ Itu bisa menjadi motivasi tambahan bagi mereka,” ujar Bernardo.

Persebaya juga dibayangi catatan kurang bagus saat menjalani laga tandang pada awal musim. Bernardo menyebut, dalam empat pertandingan tandang pembuka pada beberapa musim terakhir, Persebaya hanya meraih satu kemenangan dan menelan tiga kekalahan.

“Besok akan menjadi pertandingan yang sulit bagi kami, juga karena faktor sejarah. Musim lalu Bhayangkara menang 2-1 di GBT dan mereka belum pernah kalah dari Persebaya,” katanya.

Meski demikian, kesiapan menghadapi tekanan laga pembuka ditegaskan gelandang Persebaya Francisco Rivera. Pemain asal Meksiko itu mengatakan seluruh pemain telah menjalani persiapan selama pramusim, termasuk mengikuti Piala Presiden dan pemusatan latihan di Thailand.

“Kami sudah bekerja keras di pramusim, di Piala Presiden dan di Thailand. Kami sudah siap untuk pertandingan besok dan akan memberikan 100 persen,” kata Rivera.

Sementara itu, kondisi penyerang Alex Martins masih menjadi tanda tanya. Bernardo menyebut Alex telah dibawa bersama tim ke Bandar Lampung, tetapi belum memastikan apakah pemain tersebut bisa diturunkan.

“Dia datang bersama tim. Mungkin bisa bermain, mungkin tidak. Kita lihat besok,” ujarnya.