Kamis, 06 August 2026 20:31 UTC

Persebaya melakukan selebrasi angkat piala Presiden 2026 usai mengalahkan Persib Bandung di laga final, Kamis, 6 Agustus 2026. Foto: Official Persebaya
JATIMNET.COM, Gianyar – Persebaya Surabaya akhirnya menorehkan sejarah dengan meraih gelar juara Piala Presiden 2026 untuk pertama kalinya. Bajol Ijo memastikan trofi tersebut usai mengalahkan Persib Bandung melalui drama adu penalti dengan skor 6-5 pada laga final di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis malam, 6 Agustus 2026.
Kedua tim harus menjalani babak adu penalti setelah bermain imbang 1-1 selama 90 menit waktu normal hingga babak tambahan. Keberhasilan itu sekaligus mengakhiri penantian Persebaya untuk mengangkat trofi turnamen pramusim paling bergengsi di Indonesia.
Sejak pertandingan dimulai, Persebaya dan Persib langsung menyuguhkan permainan terbuka. Persib lebih banyak menguasai jalannya laga, sedangkan Persebaya memilih bermain disiplin dengan mengandalkan serangan balik cepat.
Peluang pertama Persebaya tercipta pada menit ke-16. Yuran Fernandes melepaskan tendangan first time dari dalam kotak penalti, tetapi kiper Persib masih mampu mengamankan bola. Tak lama berselang, Ramadhan Sananta juga memperoleh peluang emas. Namun, penyelesaian akhirnya dari jarak dekat masih melebar tipis di sisi kiri gawang.
BACA: Persebaya Surabaya Bermain Imbang Lawan Persib Bandung
Persebaya akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-17. Umpan matang Rachmat Irianto berhasil dimanfaatkan Ramadhan Sananta menjadi gol yang membawa Bajol Ijo unggul 1-0.
Persib tidak membutuhkan waktu lama untuk merespons. Enam menit kemudian, Maung Bandung menyamakan kedudukan melalui situasi kemelut di depan gawang Persebaya yang gagal disapu lini belakang. Skor berubah menjadi 1-1.
Memasuki penghujung babak pertama, kedua tim silih berganti melancarkan serangan. Penjaga gawang Persebaya, Ernando Ari, tampil gemilang dengan menggagalkan sejumlah peluang berbahaya Persib sehingga skor 1-1 bertahan hingga turun minum.
Pada awal babak kedua, pelatih Bernardo Tavares membuat keputusan mengejutkan dengan mengganti Ernando Ari dan memasukkan Reza Arya di bawah mistar gawang.
Persib tetap mendominasi penguasaan bola pada paruh kedua pertandingan. Meski demikian, Persebaya beberapa kali mengancam melalui skema bola mati. Sundulan Yuran Fernandes pada menit ke-62 serta tendangan bebas Risto Mitrevski pada menit ke-83 belum mampu mengubah papan skor.
Bernardo Tavares kemudian menambah tenaga baru dengan memasukkan Toni Firmansyah, Ricky Pratama, Yann Mabella, dan Gledson Paixao demi menjaga tempo permainan.
Hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya waktu normal, skor tetap imbang 1-1 sehingga pertandingan berlanjut ke babak tambahan.
Pada babak pertama extra time, Persebaya nyaris kembali unggul. Sundulan Miguel Pereira pada menit ke-91 hanya melenceng tipis dari sasaran.
Sementara itu, Persib juga terus berupaya mencari gol kemenangan. Namun, peluang Persebaya kembali hadir melalui tendangan bebas Jefferson Silva pada menit ke-106 yang masih belum tepat sasaran.
BACA: Bernardo Tavares: Kesempatan Bermain di Persebaya Ditentukan Performa, Bukan Usia
Momentum penting terjadi pada menit ke-111 ketika Persib harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain setelah salah satu penggawanya menerima kartu merah akibat pelanggaran keras terhadap Francisco Rivera.
Keunggulan jumlah pemain belum mampu dimanfaatkan Persebaya untuk mencetak gol penentu kemenangan. Skor 1-1 bertahan hingga babak tambahan berakhir sehingga juara harus ditentukan melalui adu penalti.
Dalam babak tos-tosan, Reza Arya tampil sebagai pahlawan kemenangan Bajol Ijo. Kiper yang masuk pada awal babak kedua itu sukses menggagalkan dua eksekusi pemain Persib. Di sisi lain, para algojo Persebaya mampu menjalankan tugasnya dengan baik sehingga memastikan kemenangan 6-5, meski satu tendangan Yuran Fernandes gagal berbuah gol.
Gelar tersebut menjadi trofi Piala Presiden pertama sepanjang sejarah Persebaya Surabaya sekaligus menjadi modal berharga menghadapi kompetisi Super League musim 2026/2027.
