Minggu, 26 July 2026 01:49 UTC

Persebaya siap turunkan pemain muda di laga perdana Piala Presiden lawan Persija, Sabtu, 25 Juli 2026. Foto: Official Persebaya
JATIMNET.COM, Surabaya – Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares menegaskan tidak ada batasan usia dalam menentukan pemain yang akan diturunkan di lapangan. Menjelang laga melawan Persija Jakarta pada Piala Presiden 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu, 26 Juli 2026, ia memastikan setiap pemain memiliki peluang yang sama selama mampu menunjukkan kualitas terbaik.
Menurut pelatih asal Portugal tersebut, penilaian terhadap pemain sepenuhnya didasarkan pada performa dan etos kerja selama menjalani latihan, bukan pada faktor usia.
"Saya bisa memainkan pemain berusia 16 atau 17 tahun jika dia tampil baik di latihan, atau pemain berusia 35 atau 36 tahun. Yang terpenting adalah performa dan kerja keras mereka," tegas Tavares, Sabtu, 25 Juli 2026.
Bernardo menjelaskan, Piala Presiden 2026 menjadi momentum penting untuk mengenali karakter seluruh pemain sekaligus memperkuat fondasi permainan tim sebelum memasuki kompetisi resmi.
Ia menilai sepak bola merupakan permainan kolektif yang menuntut setiap pemain saling memahami karakter rekan setim agar kerja sama di lapangan semakin efektif.
"Ini bukan olahraga individu, tetapi olahraga tim. Para pemain harus saling memahami karakteristik rekan setimnya. Ada yang suka bola di ruang kosong, ada yang lebih nyaman menerima bola di kaki. Semua itu membutuhkan waktu," jelas Bernardo.
Sementara itu, kiper Persebaya Ernando Ari mengatakan seluruh pemain memiliki tekad yang sama untuk memanfaatkan turnamen pramusim sebagai sarana memperkuat chemistry tim.
"Dari pemain juga sama seperti yang dikatakan Coach Tavares. Kami sedang dalam masa menyatukan tim dan ingin menjadi tim yang kompak," kata Ernando.
Penjaga gawang Timnas Indonesia itu mengakui kehadiran sejumlah pemain baru membuat seluruh anggota skuad harus segera membangun kekompakan dan menyamakan visi sebelum kompetisi resmi dimulai.
"Kami akan memanfaatkan pertandingan-pertandingan di Piala Presiden ini untuk menyatukan tim. Kami ingin memberikan yang terbaik, baik untuk pelatih maupun untuk Persebaya," ujarnya.
Menjelang duel kontra Persija Jakarta yang kini ditangani mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, Ernando mengaku antusias dapat kembali bertemu sosok yang pernah menjadi mentornya.
"Saya sangat senang bisa bertemu Coach Shin Tae-yong di kompetisi liga kita. Ini pertama kalinya saya menjadi lawannya. Sebelumnya saya adalah anak didiknya," katanya sambil tersenyum.
Meski demikian, Ernando menegaskan fokus utama Persebaya tetap tampil maksimal pada laga pembuka Piala Presiden 2026. Ia berharap turnamen pramusim tersebut menjadi bekal penting bagi Bajul Ijo sebelum menghadapi persaingan di kompetisi resmi.
"Kami akan memberikan yang terbaik untuk pertandingan ini dan menjadikan turnamen ini sebagai persiapan menuju kompetisi resmi," kata Ernando.
