Logo

Jebak Puluhan Pelajar di Surabaya, Begini Asal Mula Blue Whale

Reporter:

Kamis, 13 September 2018 08:09 UTC

Jebak Puluhan Pelajar di Surabaya, Begini Asal Mula Blue Whale

Blue Whale Challange. Foto Radio Free Europe.

JATIMNET.COM, Surabaya – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengungkap kabar mengagetkan baru-baru ini. Sebanyak 56 pelajar di Kota Surabaya terjebak dalam permainan mematikan, Blue Whale Challenge.

Blue Whale merupakan permainan yang beredar di jagat maya. Permainan ini memberi penggunanya 50 tantangan. Semakin hari tantangan yang diberikan semakin berat. Bahkan, bisa-bisa, berujung pada kematian.

Dalam kasus di Surabaya, Blue Whale menjerat 56 pelajar SMP Negeri 56. Mereka dilaporkan melukai tubuhnya dengan silet.

“Jangan sampai fenomena Blue Whale Challenge ini juga terjadi di sekolah-sekolah lain,” kata Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Timur M.Sirodj pada Jatimnet.com, Kamis 13 September 2018.

Apa itu Blue Whale Challenge dan seberapa berbahaya permainan ini, berikut ulasanya.

Fenomena Blue Whale mulai ramai menjadi perbincangan sejak 2016 silam. Seorang jurnalis Rusia Galina Mursaliyeva menulis tentang “Group Death” yang diterbitkan surat kabar Novoya Gazeta pada April 2016. Mursaliyeva melaporkan 130 kasus bunuh diri anak-anak di Rusia pada November 2015 hingga April 2016.

Menurut laporan itu, korban bunuh diri anak tersebut berasal dari satu kelompok yang sama. Mereka bergabung dalam komunitas game online yang sama di VK.com, jaringan sosial media yang berbasis di St.Petersburg, Rusia.

Komunitas Blue Whale dikabarkan hidup dalam jaringan internet tertutup (Deep Web). Tak sembarang orang bisa bergabung. Konon, para pemain direktrut oleh “admin” yang telah menarget calon korbannya.

Setelah pemain terdaftar, admin memberikan sejumlah tantatangan selama 50 hari. Kian hari, tantangan kian berat. Bahkan bisa berujung pada kematian.

Dalam laporannya, Novoya Gazeta menegungkap kematian seorang remaja bernama Rina Palenkova. Ia melakukan bunuh diri sesaat setelah memposting foto dirinya di VK.com.

Nama Blue Whale muncul karena terinspirasi peristiwa kematian paus yang terdampar di banyak tempat di dunia. Kuat dugaan, paus itu depresi sebelum akhirnya bunuh diri dengan mendamparkan dirinya ke daratan.

Pada 2016, seorang mantan mahasiswa psikologi berusia 21 tahun, Philip Budeikin ditangkap dan ditahan di penjara Kresty, St.Petersburg. Budeikin mengklaim diri sebagai pencipta permainan itu pada 2013. Tujuannya untuk membersihkan masyarakat dengan cara mendorong orang melakukan bunuh diri.

Pada Juni 2017, seorang tukang pos Ilya ditangkap di Moskow karena dituduh mendirikan kelompok Blue Whale. Kelompok ini dilaporkan mendorong anak-anak melukai diri sendiri dan melakukan bunuh diri.

Meski demikian, sejumlah pihak mengajukan keraguan atas serangkaian peristiwa bunuh diri remaja itu berkaitan Blue Whale.

Seorang penulis dan penyidik yang kritis asal Amerika Benjamin Radford bahkan menunjukan seluruh rangkaian cerita tentang Blue Whale selalu mengarah pada sumber yang sama di Rusia. Laporan-laporan itu, menurut dia, minim elaborasi.

Di beberapa negara, semisal Bangladesh dan Brazil, media memberitakan tentang kasus Blue Whale. Tapi tak ada kasus yang terkonfirmasi secara resmi.