Jangan Ada Lagi "Cebong" dan "Kampret"

Baehaqi Almutoif

Sabtu, 20 April 2019 - 20:26

JATIMNET.COM, Surabaya – Menyambut malam Nishfu Sya'ban dimanfaatkan 99 anak yatim piatu untuk mengajak semua pihak meninggalkan gegap gempita Pemilu 2019.

Sembari membagikan jajanan apem, mereka menyuarakan pesan damai di depan Kantor Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur di Jalan Masjid Al-Akbar Timur Surabaya, Sabtu 20 April 2019..

Sebanyak 1.440 apem yang melambangkan tahun hijriah dibagikan kepada pengguna jalan. Apem memang erat dikaitkan dengan kue yang familiar dibuat masyarakat Jawa Timur ketika malam Nishfu Sya’ban.

BACA JUGA: Sembilan Petugas Penyelenggara Pemilu 2019 di Jatim Meninggal

Selain membagikan apem, anak-anak yatim piatu ini juga membawa spanduk dengan bermacam tulisan. Paling menohok adalah pesan yang ditujukan kepada pendukung dua pasangan calon presiden dan wakil presiden di Pemilu 2019.

Di antaranya bertuliskan, "Jangan Ada Lagi Cebong dan Kampret. Semuanya, Ayo Baikan Dong!". "Ayo Move On dari Coblosan, Saatnya Persiapan Sambut Ramadan!".

Ketua Pengurus Wilayah Lazis NU Jawa Timur Afif Amrullah mengatakan, pesan itu memang disengaja dibikin untuk mengingatkan para pendukung pasangan calon yang tidak akur.

BACA JUGA: JKSN: Waspadai Pihak yang Ingin Mendelegitimasi KPU

"Sudah saatnya para elit, atau siapapun pendukung pasangan calon yang mengikuti kontestasi Pemilu 2019, bersatu kembali untuk membangun Indonesia," ujar Afif, Sabtu 20 April 2019.

Spanduk dan kue apem itu diharapkan menjadi simbol supaya masyarakat kembali bersatu sehingga bisa menurunkan tensi yang memanas dan saling memaafkan kedua belah pihak pendukung capres.

Bersama dengan anak yatim piatu dirinya melangsungkan berdoa bersama. Berharap hasil Pemilu ini membawa dampak positif bagi bangsa dan masyarakat.

Baca Juga

loading...