Jalur Pantura Probolinggo Bergelombang, Pemudik Diimbau Waspada

Zulkiflie

Kamis, 30 Mei 2019 - 22:37

JATIMNET.COM, Probolinggo – Satlantas Polres Probolinggo mengimbau pemudik untuk selalu berhati-hati dan tidak memacu kendaraannya melewati ambang batas normal di sepanjang jalur lintas selatan dan pantai utara (Pantura) Kabupaten Probolinggo.  

Kasatlantas Polres Probolinggo AKP Ega Prayudi menyebutkan, jalan di sejumlah titik jalur pantura Kabupaten Probolinggo dalam kondisi bergelombang. Jika pengendara kurang waspada dan abai, dikhawatirkan bisa menimbulkan kecelakaan.

Terutama di jalur pantura yang sudah diperlebar karena material jalan berbahan rigid beton ini cenderung licin saat dilintasi kendaraan.

BACA JUGA: Volume Kendaraan Gerbang Tol Paspro Mulai Meningkat H-6

“Saya imbau pengendara roda empat tetap melaju di kecepatan normal, tidak ngebut guna menghindari terjadinya kecelakaan. Begitu juga pengendara roda dua utamanya pemudik, agar tidak membawa barang bawaan melebihi kapasitas,” terang Ega, Kamis 30 Mei 2019.

Ega mengatakan terjadi peningkatan volume kendaraan di jalur lintas selatan dan pantura Kabupaten Probolinggo pada H-6 lebaran Idul Fitri 2019 ini.

Jalan di kawasan ini sudah diperlebar dari semula tujuh meter menjadi sembilan meter seperti di daerah Gending dan Paiton. Ega mengimbau pengendara agar tidak kebut-kebutan di jalan itu.

Ihwal pengamanan jalur arus mudik, Ega menjelaskan, pihaknya telah berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait kelengkapan rambu lalu lintas, dan tercukupinya penerangan jalan.

BACA JUGA: Kebijakan Satu Arah Berlaku dari Tol Cikampek hingga Brebes

Satlantas juga telah membentuk “Satgas Quick Respon” yang fungsinya untuk mempercepat penanganan saat terjadinya kecelakaan lalu lintas.

“Melalui Satgas ini, semua petugas terkait mulai polisi, medis, Jasa Raharja, Dishub dan lainnya bisa cepat melakukan tindakan bersama saat terjadi laka lantas,” terang Ega.

Sejumlah titik rawan laka lantas di Jalur Pantura Kabupaten Probolinggo sendiri juga perlu diwaspadai diantaranya, Jalur Pantura Gending, Pajarakan dan Paiton.

Baca Juga

loading...