Minggu, 28 June 2026 02:00 UTC

Pengendara sepeda motor saat melintas di jalan poros Kedungdung-Bringkoning, Sampang yang dibangun melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) Tahun 2025, Minggu, 28 Juni 2026. Foto: Zainal Abidin.
JATIMNET.COM, Sampang – Warga Desa Batuporo Barat, Kecamatan Kedungdung dan Desa Larlar, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang mulai merasakan manfaat jalan yang mulus di ruas Kedungdung-Bringkoning.
Ruas jalan yang rusak selama bertahun-tahun telah diperbaiki. Infrastruktur yang dulunya berlubang telah rata dan semakin lebar dari tiga meter menjadi tujuh meter.
Kondisi jalan yang telah mulus berkat program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) Tahun 2025 ini semakin memperlancar perjalanan warga di dua wilayah kecamatan.
Sukron, warga sekaligus tokoh masyarakat Desa Larlar menyatakan bahwa kondisi jalan yang telah diperbaiki dalam program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) Tahun 2025 ini semakin mempercepat waktu tempuh menuju kota Sampang.
Sebelum jalan ruas tersebut diperbaiki, perjalanan dari Desa Larlar ke Sampang membutuhkan waktu sekitar 60 menit atau satu jam. Kini, waktu tempuh dengan tujuan yang sama hanya 30 menit.
“Jalan Inpres ini sangat bermanfaat. Sangat membantu masyarakat dan petani,” ujarnya saat ditemui di jalan ruas Kedungdung-Bringkoning, Minggu, 28 Juni 2026.
Sebelum ruas jalan itu diperbaiki, ia mengungkapkan, warga kerap kali memilih jalur alternatif menuju kota meski jaraknya lebih jauh.
"Sekarang jalannya bagus dan mulus, para petani bisa lebih mudah dan gampang ketika mengangkut hasil pertanian. Dulu jalannya susah, bahkan terkadang tidak bisa dilewati sama sekali karena licin dan berlumpur," ungkap Sukron.
Ia berharap agar perbaikan jalan tidak berhenti pada ruas yang telah selesai dikerjakan. Namun, dapat dilanjutkan di titik lain yang kondisinya rusak, terutama di wilayah perbatasan Desa Batuporo Barat - Larlar.
Di wilayah Desa Larlar, menurutnya, kondisi jalan rusak parah. Saat musim hujan sering tergenang air dan berdebu ketika kemarau. Maka, Sukron berharap pembangunan jalan bisa dilanjutkan hingga ke Larlar. "Jalan yang belum dicor beton kurang lebih sepanjang 3 kilometer," ungkapnya.
Mustain, warga lainnya mengungkapkan hal senada. Ia menyatakan bahwa warga sangat
terbantu karena mobilitasnya semakin lancar. Kondisi jalan yang mulus memperlancar arus transportasi warga dalam menjalankan aktivitas perekonomian, seperti berangkat bekerja, ke sekolah, dan distribusi hasil pertanian
Menurut Mustain, jalan yang baru rampung dikerjakan tersebut merupakan sebuah kemajuan. Sebab bertahun-tahun yang dirasakan warga adalah jalan rusak dan berlubang
"Saya ini supir truk, jadi sangat merasakan manfaat pembangunan jalan. Mudah-mudahan pembangunannya dilanjutkan dan dituntaskan tahun ini," ujar warga Batuporo Barat ini.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto meresmikan program pembangunan Inpres Jalan Daerah Tahun 2025 sepanjang 1.151 kilometer pada Selasa, 23 Juni 2026.
Salah satu ruas yang menjadi lokasi peresmian berada di Kabupaten Sampang, yakni Pelebaran Jalan Kedungdung–Bringkoning yang berlokasi di Desa Batuporo Barat, Kecamatan Kedungdung.
Panjang jalan yang diperbaiki 1,5 kilometer dan lebar 7 meter. Proyek ini menelan anggaran sebesar Rp14,009 miliar.
Sementara, panjang jalan Kedungdung-Bringkoning mencapai 25,91 kilometer yang melintasi lima desa, yakni Kedungdung, Batuporo Barat, Batuporo Timur, Larlar, dan Desa Tlagah.
