Sabtu, 04 July 2026 09:00 UTC

Titik lokasi hidran yang disiagakan di Surabaya untuk menanggulangi kebakaran di permukiman padat penduduk. Sumber: DPKP Surabaya, Ilustrasi: Fariz/AI
JATIMNET.COM, Surabaya – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya terus memperkuat mitigasi kebakaran di kawasan permukiman padat penduduk.
Langkah strategis diambil dengan menyiagakan delapan titik hidran lingkungan sebagai solusi cepat saat akses jalan menuju lokasi kebakaran terlalu sempit bagi armada pemadam.
Kepala Bidang Pemadaman DPKP Kota Surabaya, M. Rokhim, menjelaskan bahwa fasilitas yang dipasang adalah jenis hidran kering.
Hidran ini berfungsi sebagai titik penyambung selang utama agar tim pemadam tetap bisa menjangkau titik api meski mobil pemadam harus berhenti di akses terjauh yang masih bisa dilalui.
Adapun delapan titik hidran tersebut tersebar di beberapa kawasan strategis:
- Jalan Kupang Krajan Gang Masjid
- Jalan Kupang Krajan Lor II – Kupang Krajan III
- Jalan Kaliwaron V
- Jalan Ngagel Timur V
- Jalan Kebon Dalem V – Kebon Dalem VII
- Keputran Kejambon I – Keputran Kejambon II
- Jalan Pulo Wonokromo Wetan Gang I
- Jalan Jajartunggal Timur III
Pantauan di lapangan menunjukkan kondisi fasilitas tersebut terawat baik dan siap pakai. Di wilayah Pulo Wonokromo, misalnya, tersedia empat unit hidran yang menjadi tumpuan warga jika terjadi insiden darurat.
