Logo

Inafis Polda Jatim Selidiki Kebakaran Gudang Farmasi RSUD dr. Harjono Ponorogo

Reporter:,Editor:

Senin, 05 January 2026 08:20 UTC

Inafis Polda Jatim Selidiki Kebakaran Gudang Farmasi RSUD dr. Harjono Ponorogo

Kebakaran gudang farmasi RSUD dr. Harjono Ponorogo, Minggu, 4 Januari 2026. Foto: Divisi Humas Mabes Polri

JATIMNET.COM, Ponorogo – Polda Jawa Timur menerjunkan Tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) guna mengungkap penyebab kebakaran yang melanda gudang farmasi RSUD dr. Harjono Ponorogo.

Peristiwa kebakaran tersebut terjadi Minggu sore, 4 Januari 2026, dan proses pemeriksaan dilakukan Senin siang, 5 Januari 2026 sekitar pukul 12.00 WIB.

Dalam proses penyelidikan, Tim Inafis melaksanakan olah tempat kejadian perkara secara menyeluruh di bangunan gudang farmasi dua lantai yang berada di area rumah sakit rujukan utama di Kabupaten Ponorogo itu.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kebakaran menyebabkan kerusakan sekitar 25 hingga 30 persen pada ruangan di lantai satu dan lantai dua.

Akibat kejadian tersebut, sejumlah dokumen administrasi, resep, dan sebagian persediaan obat-obatan dilaporkan terbakar.

Kendati demikian, sekitar 90 persen stok obat masih dapat diselamatkan sehingga operasional pelayanan kesehatan di rumah sakit tetap berlangsung normal.

Kasat Reskrim Polres Ponorogo AKP Imam Mujali mengatakan penyebab kebakaran sementara diduga akibat korsleting listrik.

Meski demikian, kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti peristiwa tersebut.

“Sementara  masih disimpulkan akibat korsleting listrik, tapi perlu pendalaman kembali, nanti kita kembangkan lagi, sedangkan yang terbakar tempat obat obatan,” ujar Imam.

Hingga kini, aktivitas pelayanan di RSUD dr. Harjono Ponorogo tidak mengalami gangguan.

Pihak rumah sakit bersama kepolisian terus menjalin koordinasi guna memastikan keamanan lokasi serta kelancaran distribusi obat-obatan bagi para pasien.