Impian Tukang Cat Sulut Petasan Lebaran Urung Dilakukan

Yosibio

Rabu, 22 Mei 2019 - 21:58

JATIMNET.COM, Blitar – Alwi Saifurohman (21) harus mengubur impian menyalakan petasan pada Lebaran nanti. Pasalnya pria yang berprofesi sebagai tukang cat sangkar burung asal Desa Kedawung, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar ini dicokok polisi.

Sebab dia ditangkap Satreskrim Polres Kota Blitar di rumahnya, karena memiliki dua kilogram bubuk petasan, puluhan sumbu dan selongsongan petasan kertas sepanjang lengan orang dewasa.

“Penyitaan barang bukti ini bagian dari operasi pekat untuk menciptakan suasana kondusif di wilayah Polres Kota Blitar,” kata Kapolresta Blitar AKBP Adewira Negara Siregar di sela rilis di Mapolres Blitar Kota, Rabu 22 Mei 2019.

BACA JUGA: Siarkan Video Mesum dengan Anak, Laki-laki Blitar Dibekuk Polisi

Adewira menambahkan, bubuk petasan ini didapat pelaku dari Yogyakarta. Pelaku beralasan membeli bubuk petasan ini untuk memenuhi pesanan temannya yang kini masih dalam pengejaran petugas.

“Hasil pemeriksaan sementara, pelaku memesan bubuk petasan dari Yogyakarta, untuk diedarkan kembali di Blitar. Pelaku juga akan membuat petasan, yang nantinya disulut saat Lebaran,” imbuh mantan Kasatlantas Polrestabes Surabaya ini.

Keterangan lain, pemesanan dalam jumlah besar ini untuk dijual kembali dengan keuntungan Rp 5.000 per ons. Sementara bubuk petasan ini dipesan dari kenalannya dari Kota Gudeg.

BACA JUGA: Razia Gabungan Amankan Pasangan di Bawah Umur

“Saya membelinya seharga Rp 18.000 per ons, dan akan saya jual Rp 23.000 rupiah per onsnya,” terang pemuda bertubuh mungil ini.

Pengakuan Alwi tidak semua bubuk petasan ini akan dijual kembali. Sisanya akan digunakan untuk mengisi belasan petasan kertas yang dibuatnya bersama kerabatnya.

Belasan petasan berbahan kertas seukuran lengan orang dewasa ini akan digunakan untuk takbiran dan pasca salat id mendatang.

Atas ulahnya memiliki bubuk petasan, Alwi dijerat dengan Undang-undang Darurat Tahun 51 dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. Selain itu, Alwi terancam gagal menyalakan petasan buatannya di hari raya Idul Fitri karena harus mendekam di penjara.

"Karena kamu ditahan, tidak bisa membunyikan petasan Lebaran," Adewira menutup press conference

Baca Juga

loading...