Rabu, 27 May 2026 01:33 UTC

Ribuan jemaah memadati Masjid Al-Akbar Surabaya saat Salat Iduladha berjemaah pada Rabu, 27 Mei 2026. Foto: Januar.
JATIMNET.COM, Surabaya – Sekitar 40 ribu jemaah memadati kawasan Masjid Al-Akbar Surabaya, Rabu pagi, 27 Mei 2026.
Para jemaah yang memenuhi area utama masjid hingga halaman dan pelataran parkir ini hendak mengikuti Salat Iduladha 1447 Hijriah.
Suasana kebersamaan para jemaah, mulai dari tua, muda, laki-laki dan perempuan semakin khusyuk diiringi dengan gema takbir yang berkumandang.
Pantauan di lokasi, arus jemaah mulai memadati kawasan masjid sejak sekitar pukul 04.30 WIB. Kendaraan roda dua maupun roda empat mengular di sejumlah ruas jalan menuju masjid.
Petugas keamanan dan relawan tampak sibuk mengatur lalu lintas dan mengarahkan jemaah menuju titik parkir alternatif.
Suasana penuh kebersamaan terlihat di setiap sudut masjid. Anak-anak mengenakan pakaian muslim terbaik mereka, sementara para orang tua dan lansia berjalan perlahan menuju area salat dengan didampingi anggota keluarga.
Salah satu jemaah, Faiz, 40 tahun, warga Jombang mengaku sengaja berangkat sebelum subuh agar dapat melaksanakan Salat Id di Masjid Al-Akbar bersama keluarganya.
“Saya berangkat dari Jombang sebelum subuh bersama istri dan dua anak saya. Hampir setiap tahun kami salat Id di sini karena suasananya berbeda dan terasa lebih khusyuk,” ujar Faiz ditemui usai pelaksanaan salat Iduladha.
Menurut dia, kemegahan masjid serta suasana kebersamaan ribuan umat Muslim menjadi alasan dirinya selalu memilih Masjid Al-Akbar sebagai lokasi ibadah Iduladha. "Saya setiap tahun selalu menjalanlan ibadah salat id disini," tuturnya.
Hal serupa disampaikan Rohayatim, 28 tahun, warga Surabaya yang tiba di Masjid Al-Akbar sejak pukul 05.00 WIB. Namun, setibanya di lokasi, area parkir utama telah penuh sehingga dirinya harus memarkir kendaraan di luar kawasan masjid.
“Tadi berangkat pagi sekitar jam lima, tapi ternyata parkiran sudah penuh jadi terpaksa parkir di luar. Ini pertama kali saya salat Id di Masjid Al-Akbar,” katanya.
Ia mengaku penasaran ingin melihat langsung sapi kurban bantuan Presiden RI Prabowo Subianto yang ditempatkan di kawasan masjid.
“Selain ibadah, saya juga ingin lihat sapi kurban dari Presiden Prabowo yang katanya besar sekali,” ujarnya sambil tersenyum.
Sementara itu, Rudi Hadi, 38 tahun, warga Bandung yang tengah berada di Surabaya karena urusan pekerjaan, mengaku terkesan dengan atmosfer pelaksanaan Salat Id di Masjid Al-Akbar.
“Ini pertama kali saya salat Id di sini. Kebetulan sedang tugas di Surabaya, jadi sekalian merasakan suasana Iduladha di Masjid Al-Akbar. Jamaahnya luar biasa banyak dan tertib,” katanya.
Menurut Rudi, suasana religius yang tercipta sejak gema takbir hingga pelaksanaan salat memberikan pengalaman berbeda dibandingkan daerah lain yang pernah ia kunjungi.
Pelaksanaan Salat Id berlangsung tertib dan lancar. Jemaah memenuhi seluruh area dalam masjid hingga meluber ke halaman luar.
Petugas masjid juga menyediakan pengeras suara tambahan agar jemaah di area luar tetap dapat mengikuti rangkaian ibadah dengan khusyuk.
Usai salat, sebagian jemaah tampak mengabadikan momen bersama keluarga di halaman masjid. Tidak sedikit pula yang menuju area kandang hewan kurban untuk melihat sapi kurban berukuran jumbo yang menjadi perhatian masyarakat tahun ini.
Momentum Iduladha di Masjid Al-Akbar Surabaya tidak hanya menjadi sarana ibadah, tetapi juga mempererat kebersamaan antarumat Muslim yang datang dari berbagai daerah untuk merasakan suasana Hari Raya Kurban di salah satu masjid terbesar di Indonesia tersebut.
