Hasil Pileg Golkar Turun, 25 DPD Desak Percepatan Munas?

Dyah Ayu Pitaloka

Rabu, 29 Mei 2019 - 09:27

JATIMNET.COM, Surabaya – Partai Golongan Karya sedang menghadapi isu percepatan Munas akibat perolehan suara yang turun di Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019.

Namun, sejumlah politisi partai berlambang pohon beringin itu membantah, jika ada 25 DPD I Golkar di daerah yang menginginkan pergantian kepemimpinan lewat Munas.

"Tidak ada komunikasi antar-DPD yang membahas tentang persiapan percepatan munas," kata Alien Mus di Jakarta, Selasa 28 Mei 2019.

Alien yang juga Ketua DPD I Partai Golkar Maluku Utara itu mengatakan isu hoaks tersebut sengaja dilontarkan guna mengganggu kepemimpinan Airlangga Hartarto.

BACA JUGA: Kader AMPI Siap Turun ke Gelanggang Politik Jatim

"Golkar selama ini cukup kondusif. Kader Golkar di akar rumput sudah cukup lelah menghadapi konflik internal terus menerus mulai dari ARB ke Novanto, dan Novanto ke Airlangga," tegas dia.

Dia mengatakan, prahara Golkar di masa lampau hendaknya mengingatkan seluruh kader Golkar untuk lebih mementingkan kepentingan partai dibanding kepentingan kelompok.

Menurutnya, Airlangga telah mampu membesarkan Golkar di Pemilu 2019 sehingga masuk menjadi peraih kursi DPR RI kedua terbesar setelah PDIP. Padahal, kepemimpinan Airlangga dibangun dari kasus Novanto yang ditangkap oleh KPK.

"Artinya Airlangga mampu menyelamatkan Golkar dari keterpurukan sejak Setya Novanto ditangkap KPK," ujarnya.

BACA JUGA: Tentukan Wakil Ketua DPRD, Golkar Jatim Lakukan Penjaringan

Dia pun mengimbau kepada seluruh kader Golkar untuk taat asas partai. "Mengingatkan kepada kader Golkar di seluruh Indonesia untuk lebih fokus kerja melayani rakyat," kata dia.

Sebelumnya politisi Golkar Aziz Samual menyatakan bahwa sebanyak 25 DPD I Partai Golkar menghendaki percepatan Munas Golkar untuk mengganti ketua umum.

Pernyataan Azis Samual dibantah sejumlah fungsionaris Golkar, seperti Happy Bone Zulkarnain yang menyebut tidak ada komplain dari DPD I Golkar atas kepemimpinan Airlangga Hartarto.

Ketua Plt DPD Golkar Sumatera Utara Ahmad Doli Kurnia, juga menyatakan kepemimpinan Airlangga adalah kunci keberhasilan Golkar dalam Pemilu 2019.

BACA JUGA: Suaranya "Dicuri", Caleg Golkar Lapor ke Bawaslu Surabaya

Sementara itu DPD Golkar Jawa Barat menilai Ketua Umum DPP Golkar Airlangga Hartarto telah menyelamatkan Golkar dari keterpurukan.

Sedangkan Ketua DPD Golkar Jawa Timur Zainudin Amali, menyatakan mengapresiasi Airlangga yang sudah berhasil memompa semangat kader untuk berjuang dalam pemilu serentak 2019.

Sebelumnya, hasil rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pileg  2019 menghasilkan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan sebagai partai dengan peraih suara terbesar, sekitar 27.053.961 atau 19,33 persen, disusul Gerindra dengan perolehan suara 17.594.839 atau 12,57 persen.

Sedangkan, Partai Golkar berada di posisi ke tiga dengan perolehan 17.229.789 atau sekitar 12,31 persen. Hasil ini secara umum turun jika dibandingkan dengan perolehan suara pada Pileg 2014.

BACA JUGA: Golkar Rebut Lima Kursi DPRD Kota Surabaya

Lima tahun lalu. Golkar berada di urutan ke dua terbanyak dengan raihan suara 18.432.312 atau sekitar 14,75 persen, mengungguli Gerindra dengan perolehan 14.760.371 atau sekitar 11,81 persen. (ant)

Baca Juga

loading...