Gunung Soputan Meletus, Tinggi Kolom Abu Mencapai 4 Kilometer

Hari Istiawan

Reporter

Hari Istiawan

Rabu, 3 Oktober 2018 - 09:20

JATIMNET.COM, Surabaya – Gunung Soputan yang terletak di Kabupaten Minahasa Tenggara Provinsi Sulawesi Utara meletus pada Rabu, 3 Oktober 2018 pukul 08.47 WITA. Pos Pengamatan Gunung Soputan PVMBG melaporkan tinggi kolom abu vulkanik teramati sekitar 4.000 meter di atas puncak kawah atau 5.809 meter di atas permukaan laut.

BACA JUGA : GUNUNG ANAK KRAKATAU MELETUS SEBANYAK 576 KALI

Kolom abu dengan tekanan kuat teramati berwarna kelabu hingga coklat dengan intensitas tebal condong ke arah barat dan barat laut. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 39 milimeter dan durasi sekitar 6 menit.

Hujan abu vulkanik diperkirakann jatuh di daerah di barat-barat laut Gunung Soputan. VONA (Volcano Observatory Notice of Aviation) Orange. Artinya tidak mengganggu penerbangan. Bandara Internasional Sam Ratulangi di Kota Manado tetap beroperasi normal. Posisi bandara berada di Tenggara dari Gunung Soputan.

BACA JUGA : GUNUNG AGUNG MELETUS, DUA RIBU LEBIH WARGA DIEVAKUASI

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho menginformasikan, BPBD masih melakukan pemantauan. Belum ada laporan dampak letusan Gunung Soputan. “BPBD membagikan masker kepada masyarakat,” kata Sutopo dalam rilisnya.

Saat ini Gunung Soputan berada pada Status Level III (Siaga).  Masyarakat direkomendasikan agar tidak beraktivitas di seluruh area di dalam radius 4 km dari puncak Gunung Soputan dan di dalam area perluasan sektoral ke arah Barat-Baratdaya sejauh 6,5 kilometer dari puncak yang merupakan daerah bukaan kawah untuk menghindari potensi ancaman guguran lava maupun awan panas.

BACA JUGA : GUNUNG AGUNG MELETUS, BANDARA JEMBER DAN BANYUWANGI DITUTUP

Masyarakat di sekitar Gunung Soputan dianjurkan agar menyiapkan masker penutup hidung dan mulut, guna mengantisipasi potensi bahaya gangguan saluran pernapasan jika terjadi hujan abu.

Masyarakat agar mewaspadai potensi ancaman aliran lahar yang dapat terjadi setelah terjadinya erupsi yaitu dimana material erupsi terbawa oleh air, terutama pada sungai-sungai yang berhulu di sekitar lereng Gunung Soputan, seperti di antaranya Sungai Ranowangko, Sungai Lawian, Sungai Popang dan Londola Kelewahu.

BACA JUGA : GUNUNG AGUNG MELETUS, BUPATI INTRUKSIKAN PERAKATNYA BANTU EVAKUASI WARGA

Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang. Ikuti semua rekomendasi PVMBG. Pos pengamatan Gunung Soputan terus memantau aktivitas vulkanik. “Masyarakat belum perlu mengungsi karena masih aman. Di dalam radius 4 kilometer tidak ada permukiman. Jadi masih aman,” kata Sutopo.

Baca Juga

loading...