Sabtu, 18 April 2026 10:30 UTC

Suasana santunan yang digelar alumni dan kader dalam rangka Harlah ke-66 PMII pada Sabtu sore, 18 April 2026, di Joglo Pergerakan, Kabupaten Tuban. Foto: IKA PMII Tuban
JATIMNET.COM, Tuban – Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Cabang Tuban menggelar Halal Bihalal sekaligus memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-66 PMII, Sabtu sore, 18 April 2026. Kegiatan berlangsung di Joglo Pergerakan, kediaman M. Miyadi, salah satu senior PMII yang juga Wakil Ketua DPRD Tuban.
Acara ini tidak hanya menjadi ajang temu kangen antar kader dan alumni, tetapi juga momentum mempererat silaturahmi lintas generasi dalam tubuh organisasi. Sejumlah tokoh alumni dan kader aktif hadir, memperkuat nuansa kebersamaan dalam peringatan hari lahir organisasi tersebut.
Panitia menghadirkan beragam rangkaian kegiatan, mulai dari sharing session hingga santunan kepada anak yatim. Suasana hangat dan kekeluargaan terasa sepanjang acara, mencerminkan kuatnya ikatan emosional di antara kader PMII.
Sebagai bentuk rasa syukur, panitia menggelar prosesi pemotongan tumpeng. HM. Miyadi memimpin pemotongan tersebut, kemudian menyerahkannya kepada Ketua IKA PMII dan diteruskan kepada Ketua PC PMII Tuban sebagai simbol estafet perjuangan organisasi kepada generasi penerus.
BACA: PMII Tuntut Pemkab Tuban Sediakan Rumah Singgah dan Pendampingan Pasien Miskin
Ketua PC PMII Tuban, Roviq Wahyudin, menegaskan bahwa peringatan Harlah tidak sekadar seremoni. Ia menilai momentum ini penting untuk merefleksikan perjalanan organisasi dalam menjawab tantangan zaman.
“Banyak tantangan di era digitalisasi beserta problem yang mengikutinya. Kader PMII bukan hanya soal identitas, tetapi harus mampu bertanggung jawab dan mengemban amanah yang telah diberikan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PC IKA PMII Tuban, Khoirul Huda, menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh kader dan alumni. Ia juga menegaskan bahwa PMII merupakan organisasi milik bersama yang membutuhkan kontribusi semua pihak.
“Graha PMII sudah berdiri, namun aula yang ada sudah tidak lagi mencukupi. Kita berencana membangun aula yang lebih besar, yang sejauh ini didukung oleh sumbangsih kader PMII yang duduk sebagai wakil rakyat, khususnya dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB),’’ ungkapnya.
Sekretaris IKA PMII Tuban, Irkhamsyah, menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi ruang berbagi pengalaman para alumni yang telah berkiprah di berbagai bidang.
“Kita ingin pengalaman para senior menjadi inspirasi bagi kader yang sedang berproses,” katanya.
Sejumlah tokoh turut hadir dalam kegiatan ini, di antaranya Dr. HM. Miyadi, Ainul Yaqin, Nurul Yaqin Anas, Ulil Abror Al Mahmud, serta Jamal Ghofir, MA.
Di balik kemeriahan acara, sejumlah pembicara menyoroti isu yang lebih substantif, yakni peran kader PMII di tengah perubahan zaman. Diskusi yang mengemuka tidak hanya membahas kegiatan organisasi, tetapi juga arah gerak kader dalam menjawab tantangan bangsa.
Para alumni menekankan bahwa keberhasilan PMII tidak hanya diukur dari kegiatan seremonial, melainkan dari kontribusi nyata kader di berbagai sektor strategis. Hal ini menjadi perhatian utama dalam sesi sharing yang berlangsung cukup dinamis.
BACA: Harlah PMII Jadi Momentum Dorong Kader Hadapi Era Digital dan Rebut Posisi Strategis
Lebih jauh, peringatan Harlah ini juga memunculkan dorongan agar kader PMII mampu beradaptasi dengan era digital, memperkuat kapasitas diri, serta memperluas jaringan. Pandangan lengkap mengenai tantangan dan peran kader ini menjadi fokus tersendiri dalam pembahasan lanjutan.
Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat solidaritas kader dan alumni, sekaligus mendorong PMII terus berkontribusi bagi masyarakat dan bangsa.
