Guguran Lava Meluncur dari Merapi Sejauh 950 Meter

Rochman Arief

Senin, 6 Mei 2019 - 10:07

JATIMNET.COM, Yogyakarta – Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mengungkapkan Gunung Merapi meluncurkan satu kali guguran lava, Senin 6 Mei 2019,  berjarak luncur 950 meter.

Kepala BPPTKG Hanik Humaida melalui keterangan resminya menyebutkan bahwa guguran lava yang terekam pada periode pengamatan pukul 00:00-06:00 WIB mengarah ke hulu Kali Gendol.

Selain guguran lava, gunung api teraktif di Indonesia itu juga mengalami 23 kali gempa guguran dengan amplitudo 2-25 mm selama 17.8-95.4 detik, tiga kali gempa embusan dengan amplitudo 4-10 mm selama 27.1-40.4 detik, serta satu kali gempa low frekuensi beramplitudo 4 mm dengan durasi 15,2 detik.

BACA JUGA: Merapi Luncurkan Lava Pijar Sejauh 650 Meter

Sementara itu, hasil pengamatan visual pada periode itu menunjukkan asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis dan tinggi 15 meter di atas puncak kawah.

Angin di gunung itu bertiup lemah ke arah barar. Suhu udaranya 15-20.2 derajat celsius dan kelembapan udaranya 64-82 persen dan tekanan udara 568.6-709.2 mmHg.

Hingga saat ini BPPTKG mempertahankan status Gunung Merapi pada Level II atau Waspada dan untuk sementara tidak merekomendasikan kegiatan pendakian kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian yang berkaitan dengan mitigasi bencana.

BACA JUGA: Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran

BPPTKG mengimbau warga tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi.

Sehubungan semakin jauhnya jarak luncur awan panas guguran Merapi, BPPTKG mengimbau warga yang tinggal di kawasan alur Kali Gendol meningkatkan kewaspadaan.

Masyarakat juga diminta tidak terpancing isu-isu mengenai erupsi Gunung Merapi yang tidak jelas sumbernya dan tetap mengikuti arahan aparat pemerintah daerah atau menanyakan langsung ke Pos Pengamatan Gunung Merapi atau kantor BPPTKG, atau melalui media sosial BPPTKG. (ant)

Baca Juga

loading...