Senin, 02 February 2026 04:00 UTC

Proses pemadaman api dalam kebakaran hebat yang berlangsung di Desa Candijati, Arjasa memakan waktu hingga 12 jam dengan estimasi kerugian Rp 31 Miliar
JATIMNET.COM, Jember – Kebakaran hebat melanda sebuah gudang tembakau di Desa Candijati, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Minggu, 1 Februari 2026 dini hari. Api dengan cepat membesar karena gudang tersebut menyimpan tumpukan daun tembakau kering dalam jumlah besar yang mudah terbakar.
Informasi yang dihimpun, peristiwa kebakaran pertama kali diketahui warga sekitar sekitar pukul 00.00 WIB. Tak lama setelah menerima laporan, petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarkat) Pemerintah Kabupaten Jember langsung bergerak ke lokasi kejadian.
Petugas Damkarkat tiba di lokasi sekitar pukul 00.11 WIB dan segera melakukan pemadaman bersama personel dari Pos Kalisat. Api baru berhasil dikendalikan sepenuhnya setelah proses pemadaman berlangsung hampir 12 jam, hingga sekitar pukul 12.00 WIB.
“Lamanya proses pemadaman dipengaruhi oleh kondisi bangunan dan material yang terbakar. Berdasarkan hasil asesmen sementara, satu bangunan gudang dengan luas sekitar 2.044 meter persegi hangus terbakar. Sementara satu bangunan lain yang berada dalam satu deret berhasil diselamatkan dari amukan api,” ujar anggota Mako A Damkarkat Pemkab Jember, Aris Setiawan, aat dikonfirmasi seusai pemadaman.
Besarnya skala kebakaran berdampak pada nilai kerugian yang tidak kecil. Dari perhitungan awal, kerugian materi akibat kebakaran gudang tembakau tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp31 miliar. Namun angka tersebut masih bersifat sementara dan dapat berubah seiring pendataan lanjutan.
BACA: Padamkan Api 12 Jam, Belasan Petugas Damkarmat Jember Alami Lemas dan Pusing
Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka, peristiwa ini menjadi perhatian serius karena besarnya kerugian serta risiko keselamatan yang dihadapi petugas di lapangan. Dalam proses pemadaman kebakaran besar ini, belasan petugas Damkarkat dilaporkan mengalami kondisi fisik menurun akibat kelelahan dan paparan asap tebal.
Proses pemadaman api yang berlangsung hingga berjam-jam, berdampak terhadap kesehatan para petugas pemadam kebakaran. Mereka berjibaku selama berjam-jam di tengah kepulan asap tembakau.
