Logo

Gubernur Khofifah Imbau Siswa SMA Taruna Jauhi Narkoba  

Reporter:,Editor:

Rabu, 18 October 2023 07:17 UTC

Gubernur Khofifah Imbau Siswa SMA Taruna Jauhi Narkoba  

no image available

JATIMNET.COM, Kediri- Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengimbau siswa SMA Taruna agar menjauhi penyalagunaan narkoba. Khofifah ingin para Taruna -Taruni menjadi bagian dari penguatan untuk membangun bangsa demi mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Khofifah menyatakan para siswa taruna-taruni agar belajar dengan baik dan tidak melakukan tindakan yang dilarang undang-undang seperti penyalahgunaan narkoba. Kemudian ketika taruna-taruni belajar dengan baik dan berhasil mencapai prestasi terbaik, maka Ini juga bagian dari bela negara.

"Salah satu bentuk bela negara bagi generasi muda di negeri ini adalah melakukan gerakan yang sama, yaitu tidak menyalahgunakan narkoba. Itu sudah menjadi bagian dari penguatan untuk membangun ketahanan bangsa, nasional, ketahanan masyarakat dan Negara Kesatuan Republik Indonesia,"tutur Khofifah di Lapangan Brigade Infanteri Mekanis 16 Wirayudha Kediri, Rabu (18/10/2023).

Menurut Gubernur pembaretan ini menjadi awal pembangunan cikal bakal Generasi Emas menuju Indonesia 2045. Karena itu, ia berharap para taruna-taruni dan para pendidik di SMA Taruna se-Jatim saling bersinergi mewujudkan pendidikan karakter yang mumpuni. 

"Pagi ini kita berkhidmat ingin membimbing anak-anak kita. Merekalah generasi Very Important Person (VIP), Inilah anak-anak yang kita persiapkan menjadi Generasi Emas ketika Indonesia memasuki Indonesia Emas 2045. Indonesia harus terjaga karakter bangsanya melalui karakter masyarakatnya. Ini dimulai dengan menjaga karakter putra-putri didiknya," ungkapnya. 

Khofifah menambahkan, terdapat 4 pilar yang harus dibangun menuju Indonesia Emas 2045 dan pilar pertama adalah pembangunan SDM. Pembangunan SDM ini mencakup pembangunan lahir, batin, dan karakter. Dimana, membangun karakter yang kuat bisa dilakukan dalam sebuah sistem _boarding school_ dan SMA Taruna di Jatim melakukan format ini.

"Membangun SDM adalah membangun lahir, batin, dan karakter, dan sangat efektif dalam sistem boarding school. SMA Taruna di Jatim telah membuktikannya. Melalui mentoring penggemblengan luar biasa seluruh jajaran TNI dan Polri, ada pendidikan karakter penggemblengan yang diperlukan untuk membangun NKRI," ujarnya. 

Pada kesempatan ini, Gubernur Khofifah sepenuhnya mendukung segala cita-cita para taruna-taruni. Terutama lewat diversifikasi profesi yang bisa dipilih oleh para taruna-taruni. 

"Harapannya adalah cita-cita tinggi ini tercapai lewat tangga-tangga perjuangan dan  pengorbanan oleh anak-anak sekalian,"tandasnya.

 Khofifah percaya dari SMA Taruna ini akan lahir  SDM unggul dengan karakter kuat, berjiwa kepemimpinan, solidaritas, kedisiplinan, tanggung jawab, kemandirian serta religiusitas. 

"Ruh spiritualitas akan menjadi pondasi bagaimana kita bergerak, berjuang, mewujudkan cita-cita. Semuanya akan kembali didasari ketakwaan pada Tuhan Yang Maha Esa,"pungkasnya. 

Kegiatan Pembaretan Sekolah Menengah Atas (SMA) Taruna Jawa Timur di ikuti oleh 152 siswa SMAN Taruna Nala, 274 siswa SMAN 3 Taruna Angkasa, 238 siswa SMAN 2 Taruna Bhayangkara, dan 107 siswa SMAN 1 Taruna Madani, prosesi pembaretan diawali dengan penyiraman Air Bunga oleh Gubernur Khofifah. Kemudian dilanjutkan dengan prosesi pelepasan topi rimba baru kemudian pemasangan baret kepada perwakilan taruna-taruni. Melengkapi prosesi sakral tersebut, para taruna-taruni se Jatim juga membacakan ikrar SMA Taruna Jawa Timur.

Turut hadir, antara lain Kepala Dinas Pendidikan AL Laksamana Pertama TNI Dodi Agus Prasetyo, Komandan STTAL Laksamana Pertama TNI Mukhlis, Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa, beberapa Kepala OPD Pemprov Jatim, serta para Kacabdin Pemprov Jatim.