Kamis, 29 January 2026 07:00 UTC

Para pelajar SD Almadany Gresik tengah mengikuti outing class di Gresik Universal Science (GUS) di Jalan Raya Pilangrejo, Desa Kedungpring, Kecamatan Balongpanggang, Gresik. Foto: Agus Salim.
JATIMNET.COM, Gresik – Gresik Universal Science (GUS) menjadi sarana pembelajaran luar kelas bagi 151 siswa kelas I dan II SD Alam Muhammadiyah Kedanyang (SD Almadany), Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik.
Melalui kegiatan outing class, para siswa diajak belajar mengenal sejarah, budaya, serta identitas Kabupaten Gresik dengan pendekatan yang interaktif dan menyenangkan di luar ruang kelas.
Rombongan outing class tersebut terdiri atas 79 siswa kelas II, 72 siswa kelas I, serta 17 guru pendamping. Kegiatan ini secara resmi dilepas Kepala SD Almadany, Lilik Isnawati, dengan suasana perjalanan yang berlangsung penuh keceriaan.
BACA: Siswa SD Almadany Borong Prestasi di ME-Confest 2025 Jawa Timur–Bali
Pada kesempatan itu, Lilik Isnawati menegaskan bahwa kunjungan edukatif ke GUS tidak hanya bertujuan sebagai kegiatan rekreasi, melainkan menjadi bagian dari pembelajaran kontekstual bagi siswa.
“Anak-anak belajar mengenal lingkungan, budaya, serta berlatih bekerja sama dengan teman-temannya di luar kelas,” ujarnya, Kamis, 29 Januari 2026.
Ketua Panitia Outing Class, Rizqi Susanti, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut mengusung konsep pembelajaran sosial dengan tema Explore With Friends, Growing Together in Diversity.
Seluruh siswa kemudian dibagi ke dalam kelompok kecil lintas kelas agar terbiasa berinteraksi, berkomunikasi, dan bekerja sama selama mengikuti proses pembelajaran di luar sekolah.
BACA: Seminar Parenting SD Almadany Soroti Tantangan Pengasuhan Anak di Era Digital
“Setiap kelompok berisi 12–13 siswa dari kelas berbeda. Mereka belajar saling mengenal, menjelajah, dan tumbuh bersama,” jelasnya.
Selama berada di kawasan Gresik Universal Science, para siswa mengunjungi sembilan spot edukatif, di antaranya Peta Kebudayaan Gresik, Sejarah Gresik, Makanan Khas Daerah, Budaya Lokal, Sejarah Islam di Gresik, Damar Kurung, Interactive Story Wall, wahana permainan, hingga Semesta Imaji.
Setiap kelompok didampingi pemandu untuk memastikan proses eksplorasi berjalan tertib dan optimal. Antusiasme siswa tampak jelas saat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan outing class.
Antusiasme tersebut terlihat ketika siswa berpindah dari satu wahana ke wahana lain. Penyajian materi yang modern dan interaktif memudahkan anak-anak memahami sejarah serta budaya lokal Gresik.
BACA: Belajar Seru di SD Almadany: Siswa Antusias Membuat Cup Cake Bersama Orang Tua
Salah satu siswa kelas II Ar-Razi, Umar Abdurrohman Kudhori, mengaku terkesan dengan wahana Interactive Story Wall. “Seru, tinggal diklik langsung keluar informasi tentang Kabupaten Gresik,” tukasnya.
Kegiatan outing class yang berlangsung sejak pagi itu akhirnya ditutup sekitar pukul 13.00 WIB dengan sesi foto bersama di depan gedung Gresik Universal Science.
Para siswa pun pulang dengan wajah ceria sambil membawa pengalaman belajar yang bermakna. Kegiatan ini sekaligus menegaskan peran GUS sebagai sarana edukasi efektif untuk menanamkan kecintaan terhadap sejarah dan budaya daerah sejak usia dini.
