FKJ Deklarasikan Dukungan untuk Jokowi-Amin

Muhammad Taufiq

Jumat, 29 Maret 2019 - 21:56

JATIMNET.COM, Surabaya - Indonesia sebagai negara yang multikultural baik dari sisi agama maupun budaya, menghadapi tantangan dalam membangun kerukuanan antar umat beragama. Tantangan tersebut terjadi karena munculnya kelompok intoleransi yang cenderung memandang kelompok berbeda adalah lawan atau musuh. 

Kelompok tersebut sering melakukan tindakan diskriminasi terhadap kelompok minoritas tertentu dengan menghambat pendirian rumah, perusakan dan pembakaran rumah ibadah, penyerangan secara fisik terhadap jemaah yang sedang beribadah serta pelarangan kegiatan keagamaan. Kelompok intoleran ini, jika dibiarkan maka dapat mengancam dan merusak kerukunan bangsa ini yang telah lama dibangun. 

Dalam rangka menciptakan kerukunan antar umat beragama, pemerintah mengeluarkan Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negri ( PBM ) Nomor 8 dan 9 Tahun 2006 yang benrisi tentang pedoman pelaksanaan tugas Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah dalam memelihara kerukunan umat beragama. 

Namun sepanjang pelaksanaanya, peraturan bersama menteri (PBM tersebut), hingga saat ini belum menjawab permasalahan kerukunan umat beragama di Indonesia. Hal ini disebabkan dalam menjalankan tugasnya untuk memelihara kerukunan umat beragama. Kepala daerah seringkali mendapat tantangan dari kelompok intoleran. 

Kelompok intoleran ini juga berafiliasi secara politik dengan kekuatan politik dan aktor sosial sehingga kelompok ini merasa memiliki dukungan elite politik dan aktor sosial tertentu. Afiliasi politik tersebut sangat jelas dengan memberikan dukungan kepada pasangan Capres atau Cawapres tertentu. 

Selain berafiliasi dengan kekuatan politik dalam negeri, kelompok ini juga menyatakan kesetiaan dan afiliasi dengan kelompok organisasi teror internasional. Sebagian dari kelompok intoleran ini jelas-jelas memiliki visi untuk mendirikan negara dengan sistem dan ideologi khilafah. Pancasila akan di ganti dengan ideologi khilafah. 

Dalam rangka menjaga dan merawat kebinekaan serta menjaga ideologi Pancasila, Presiden Joko Widodo dengan tegas membubarkan salah satu organisasi masyarakat ( Ormas HTI ) yang ingin mendirikan negara Khilafah. Kebijakan Presiden Joko Widodo membubarkan Ormas tersebut sebagai langkah konkret dan konstitusional dalam menyelamatkan bangsa Indonesia dari ancaman konflik horisontal yang mengancam kedaulatan Negara kesatuan Republik lndonesia. 

Demi menjaga kerukunan dan kebhinekaan bangsa Indonesia, kami "Forum Pemuda Lintas Iman Jawa Timur" dengan ini menyatakan:

1. Mendukung Ir H Joko Widodo dan Prof Dr Kh Makruf Amin menjadi Presiden dan Wakil Presiden 2019-2024.
2. Menyerukan kepada Generasi Muda agar tidak Golput dan tetap mendukung Ir H Joko Widodo dan Prof Dr Kh Makruf Amin untuk menjadi Presiden dan Wakil Presiden 2019-2024
3. Melawan segala bentuk hoaks yang merusak sendi-sendi kerukunan antar umat beragama

Baca Juga

loading...