Final Piala Presiden, Aremania All Out Dukung Arema FC

David Priyasidharta

Jumat, 12 April 2019 - 11:53

JATIMNET.COM, Surabaya - Aremania, sebutan suporter pendukung Arema FC telah menyiapkan sejumlah aksi untuk leg kedua final Piala Presiden 2019 di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang, Jumat 12 April 2019 malam.

Dirijen Aremania, Yuli Sumpil meyakini, Aremania sudah cukup dewasa dan tidak bertindak yang merugikan tim. Dalam pertandingan malam nanti, Aremania dipastikan bakal memadati setiap sudut stadion. Sebab, 40 ribu lembar tiket yang dicetak sudah ludes terjual.

BACA JUGA: Final Piala Presiden, ASN Malang Wajib Pakai Atribut Arema

"Kalau saya pribadi ini final yang seru apalagi melawan rival. Mudah-mudahan Arema bisa menang dan membawa harum nama Malang, memberikan yang terbaik untuk Aremania. Ayo bernyanyi sekuatnya selama 90 menit," ucap Yuli dalam laman PSSI.org, Jumat 12 April 2019.

Ia berniat membikin pertandingan suasana menjadi meriah. "Jadikan ini laga yang khidmat dan emosional tapi dengan batasan-batasan. Ayo kreatif dengan tidak merugikan tim. Kita berpegang tangan, berangkulan, satu suara untuk Arema," sambungnya.

Yuli nampaknya tidak ingin kejadian yang menimpa Aremania dan Arema FC pada Liga 1 musim 2018 lalu terulang. Sepanjang musim 2018 lalu, Arema FC dan Aremania sempat mendapat beberapa hukuman karena insiden yang terjadi. Yuli bahkan sempat dihukum larangan masuk stadion seumur hidup, kini hukuman itu sudah dicabut.

BACA JUGA: Final Piala Presiden, Adu Gengsi Dua Kota Jawa Timur

Karena itu, Yuli berharap agar Aremania lebih bijak dalam memberikan dukungan pada Arema FC. Dukungan yang diberikan tetap harus maksimal, bukan hanya dari teriakan di dalam stadion, tapi juga dukungan dalam bentuk doa agar Singo Edan jadi juara.

"Semampunya, kita keluarkan semua energi. Mungkin teman-teman besok final ini suatu sejarah di mana ini juga laga besar untuk Aremania dan Arema. Kita saling menjaga Malang, sambut dengan euforia dan semangat. Kita juga harus berdo'a," tutup Yuli.

 

Baca Juga

loading...