Rabu, 24 July 2019 08:38 UTC
JELANG PILKADA: Ketua DPP PDI Perjuangan, Djarot Saiful Hidayat mengatakan, konferda bagian konsolidasi partai untuk mempersiapkan pilkada 2020. Foto: Baehaqi.
JATIMNET.COM, Surabaya - DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar konferensi daerah (Konferda) V di Hotel Wyndham Surabaya, Rabu 24 Juli 2019. Agenda utamanya membahas posisi ketua, sekretaris, dan bendahara DPD PDI Perjuangan Jawa Timur.
Ketua DPP PDI Perjuangan, Djarot Saiful Hidayat yang membuka langsung konferda mengatakan, ini merupakan bagian konsolidasi partai untuk mempersiapkan pilkada 2020. "DPD yang nanti terpilih mempunyai tanggung jawab untuk membangun struktur sampai tingkat desa," ujar Djarot.
Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu menyebut, salah satu tugas pengurus partai baik di tingkat provinsi maupun kebupaten/kota yakni menyusun struktur hingga tingkat anak ranting. DPP pun menargetkan Desember 2019 seluruh pengurus partai di tingkat kecamatan hingga kelurahan, serta desa selesai dibentuk.
BACA JUGA: DPD PDI Perjuangan Jatim Sosialisasikan Aturan Partai untuk Dua PAC
"Dengan cara seperti itu mesin partai kader partai sudah siap memasuki pesta demokrasi Pilkada 2020," ungkap Djarot.
Di Jawa Timur tahun 2020, setidaknya ada 19 kabupaten/kota yang akan menggelar pilkada serentak. DPP menargetkan dari jumlah tersebut setidaknya 60 persen dimenangkan PDI Perjungan.
Untuk meraih itu, politisi yang juga pernah Wali Kota Blitar tersebut mengaku telah menyiapkan strategi. Salah satunya dengan memprioritaskan daerah yang telah dua priode dimenangkan kader PDI Perjungan. "Kemudian yang kedua kami juga fokus kepada daerah yang menjadi dari dulunya basis kami," kata Djarot.
DUA PERIODE: Prioritaskan daerah yang telah dua priode dimenangkan kader PDI Perjungan. Foto: Baehaqi.
Beberapa daerah yang masih menjadi fokus PDI Perjuangan diantaranya, Surabaya, Kota Blitar, Kabupaten Blitar, Banyuwangi, dan Ngawi.
Djarot berharap dengan kemenangan di pilkada dapat menyingkronkan kebijakan daerah dengan pemerintah pusat, Joko Widodo-Ma'ruf Amin. "Ini untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Karena dengan kemenangan kami bisa membantu orang lain memerangi kemiskinan sekaligus bisa menyingkronkan kebijakan daerah dengan pusat," tandasnya.
