de Ligt Lambungkan Namanya di Eropa

Rochman Arief

Reporter

Rochman Arief

Rabu, 17 April 2019 - 11:45

JATIMNET.COM, Turin – Pendukung Juventus yang memenuhi Allianz Stadium terdiam ketika Matthijs de Ligt mencetak gol menit ke-67. Sebab dengan gol tersebut, Ajax memetik kemenangan 2-1 atas tuan rumah, sekaligus merebut tiket semifinal dengan agregat kemenangan 3-2.

Banyak yan bertanya-tanya siapa de Ligt. Sebab namnya kalah populer dibanding Virgil Van Dijk, Nathan Ake, maupun Daley Blind yang kerap mengisi posisi utama timnas Belanda.

Namun de Ligt sempat dipanggil pelatih timnas Belanda Danny Blind untuk kualifikasi Piala Dunia 2018. Sayang Belanda gagal melaju ke babak putaran final di Rusia.

Sejatinya de Ligt sudah sudah menjadi buah bibir di Eropa dalam beberapa bulan terakhir. Terutama tim-tim besar seperti Barcelona, Bayern Munich, dan Manchester United.

BACA JUGA: Ini Profil Klub yang Lolos Delapan Besar Liga Champion

Bahkan Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu menegaskan bahwa de Ligt diproyeksikan untuk menggantikan Gerrard Pique di masa depan.

Dilahirkan di Leiderdorp, 12 Agustus 1999, de Ligt bergabung dengan Ajax saat usianya masih sembilan tahun. Di tahun pertamanya dia sudah menunjukkan kualitasnya sebagai palang pintu yang tangguh.

Dia memulai debut bersama Ajax muda saat berhadapan dengan FC Emmen di kompetisi Eerste Divisie atau divisi kedua Liga Belanda. Debut bersama Ajax memainkan 17 laga di musim perdananya, 2016-2017.

Sundulan de Ligt memastikan Ajax lolos ke semifinal Liga Champion. Foto: Dailymail/AP

Berselang satu musim dia dipercaya memperkuat tim senior pada 21 September 2019. Itu setelah hengkangnya Davinson Sánchez ke Tottenham Hotspur di musim panas 2017.

Bahkan dia menjadi kapten termuda Ajax di usia 19 tahun. Pelatih Ajax Erik ten Hag memberinya kepercayaan sebagai kapten sejak cederanya Joel Veltman pada Maret 2018.

Sepanjang musim 2017-2018, dia telah memainkan 37 laga di Liga Belanda dengan menyumbang tiga gol. Posisinya sebagai palang pintu Ajax tidak tergantikan sejak dipercaya sebagai kapten sekaligus pemain kunci di lini belakang.

BACA JUGA: Zidane Kembali Pimpin Real Madrid

Penampilan gemilangnya di kompetisi domestik diganjar dengan Golden Boy Award sebagai pemain muda terbaik pada 17 Desember 2018. Dia menjadi pemain belakang pertama yang mendapat penghargaan tersebut.

Pemain dengan tinggi badan 1,89 meter sangat cocok sebagai pemain belakang. Bahkan dia mencetak sejarah sebagai kapten termuda di kompetisi Liga Champion yang berhasil melaju ke semifinal Liga Champions setelah mengalahkan Juventus.

Satu golnya ke gawang Juventus Rabu 17 April 2019 dini hari kian melambungkan namanya. Berdasarkan Transfermarkt.co.uk, nilai kontraknya telah menembus 63 juta euro atau sekitar Rp 1 triliun!

Baca Juga

loading...