Logo

Damkar Kota Mojokerto Evakuasi HP Jatuh dan Terhimpit Tembok GOR Ahmad Yani

Reporter:,Editor:

Rabu, 08 January 2025 04:20 UTC

Damkar Kota Mojokerto Evakuasi HP Jatuh dan Terhimpit Tembok GOR Ahmad Yani

Tim Damkar Kota Mojokerto berusaha mengevakuasi HP warga yang terjatuh dan terpimpit tembok di GOR Ahmad Yani, Kota Mojokerto, Rabu pagi, 8 Januari 2025. Foto: Hasan

JATIMNET.COM, Mojokerto – Petugas pemadam kebakaran Kota Mojokerto mengevakuasi handphone milik warga yang terjatuh dan terjepit di sela-sela tembok Lapangan GOR Ahmad Yani, Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Rabu pagi, 8 Januari 2025.

Petugas harus berjibaku berusaha mengevakuasi HP itu dengan menggunakan alat penjepit. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil sehingga petugas harus membongkar paksa tembok tempat olahraga tersebut.

Komandan Regu Pemadam Kebakaran Kota Mojokerto Raka Tri Pradipta mengatakan pihaknya mendapatkan informasi dari salah seorang remaja yang melaporkan ke kantornya jika ada HP yang terhimpit tembok sekitar pukul 08.00 WIB.

BACA: Ketika Dukun Pijat Minta Damkar Potong Cincin di Jari yang Bengkak

"Ada dua remaja ke kantor bilang kalau HP-nya masuk ke sela-sela tembok," ujarnya.

Pihaknya langsung menerjunkan tiga personel ke lokasi untuk membantu mengambil benda elektronik yang terjatuh tersebut.

"Kita langsung meluncur ke sini melakukan evakuasi selama sekitar 2 jam," katanya.

Raka menuturkan ia bersama anggotanya sempat kesulitan mengevakuasinya lantaran lokasi tembok yang cukup tinggi dan keberadaan HP juga tidak terlihat jelas. Sehingga pihaknya harus menjebol bangunan tembok tersebut.

"Awalnya kita coba pakai stik penangkap ular tidak bisa, terus kita pulut burung. Akhirnya kita paksa untuk dijebol," katanya.

BACA: Damkar Mojokerto Evakuasi Ular di Atap Rumah Warga Trawas

Sementara itu, pemilik handphone, Nur Hidayat, warga Desa Sumbergirang, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, menjelaskan ia sengaja menaruh handphone tersebut di atas tembok, namun ketika saat hendak pemanasan olahraga, handphone tersebut tersenggol tangan kirinya sehingga terjatuh di sela-sela tembok.

"Awal mulanya saya sebelum berlari saya pemanasan, HP-nya taruh tembok, terus tersenggol terus jatuh, ya alhamdulillah sudah bisa," katanya.