Logo

Cita Rasa Nikmat Bubur Ayam Bakar Kendil Ponorogo

Reporter:,Editor:

Sabtu, 19 February 2022 23:00 UTC

Cita Rasa Nikmat Bubur Ayam Bakar Kendil Ponorogo

Kuliner bubur ayam di Desa Setono, Kecamatan Jenanangan, Kabupaten Ponorogo yang disajikan dengan di kendil tanah liat. Foto: Gayuh

JATIMNET.COM, Ponorogo – Jika pada umumnya kuliner bubur ayam disajikan di mangkok ataupun dipiring, namun berbeda dengan dengan bubur ayam yang ada di Desa Setono, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo.

Bubur ayam tersebut disajikan didalam Kendil tanah liat atau kali kecil. Uniknya lagi penyajian bubur tidak hanya sekedar didalam Kendil, melainkan melalui proses pembakaran dengan arang ketika bubur ayam sudah berada didalam Kendil.

Pemilik Bubur, Siti Aminah, mengatakan jika penyajian seperti ini sebenarnya terjadi secara tidak disengaja. Sebelum menjual bubur ia juga berjualan gerabah tanah liat.

Namun karena penjualan gerabah sepi ia pun banting setir untuk berjualan makanan, lalu terpikir untuk membuat bubur ayam yang dimasak menggunakan Kendil.

Baca Juga: Kuliner Malon, Persilangan Puyuh Lokal dan Prancis Rendah Kolesterol

“Rasanya bubur akan lebih terasa gurih jika dibandingkan dengan bubur yang disajikan langsung dengan piring atau mangkok,” kata Aminah, Sabtu 19 Februari 2022. 

Aminah menuturkan bubur buatannya memang sebelumnya telah dimasak terlebih dahulu seperti bubur ayam pada umumnya. Namun sebelum disajikan kepada pelanggan, bubur akan dimasukkan kedalam Kendil lalu dibakar menggunakan arang selama kurang lebih 15 menit. 

Selama dibakar bubur juga beberapa kali diaduk agar bubur tidak lengket didasar Kendil. Setelah dirasa bubur telah mendidih dan siap disajikan bubur tetap dibiarkan didalam Kendil dan diberi tatakan piring kecil yang juga berasal dari tanah liat. “Topingnya berupa suwiran ayam, jagung, dan beberapa sayuran layaknya bubur ayam pada umumnya,” ujar Aminah. 

Baca Juga: Bikin Nagih, ke Ponorogo Jangan Lupa Mampir Nikmati Kuliner Bakso Lava

Usaha yang sudah digelutinya selama 10 bulan tersebut ternyata cukup menarik para penikmat bubur ayam. Banyak masyarakat yang penasaran dengan rasa bubur ayam Kendil yang seporsinya hanya Rp 7 ribu tersebut. 

Lokasinya yang berada tepat di utara SMK 1 Jenangan juga menarik perhatian masyarakat untuk menuju ke warungnya. “Buka setiap hari mulai pukul 6 sampai habis,” ungkap Aminah.

Salah pengunjung, Bagus Wicaksono mengatakan baru kali ini ia menikmati bubur ayam dengan aroma dan rasa yang gurih. Terlebih dengan wadah yang ada didalam Kendil membuat bubur akan tetap hangat hingga bubur habis untuk disantap. “Rasanya lebih gurih dan panasnya awet, jadi tidak gampang enek, enak buburnya, patut untuk dicoba lagi,” pungkas Bagus.