Cemara Udang Solusi Jitu untuk Memecah Ombak

Khoirotul Lathifiyah

Jumat, 25 Januari 2019 - 20:40

JATIMNET.COM, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggunakan pohon cemara udang sebagai solusi pengganti konstruksi pemecah ombak.

“Selain bikin tanggul, kami juga tanami cemara udang untuk menahan ombak laut,” kata Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Jum’at 25 Januari 2019.

Menurut Risma, fungsi pohon cemara udang untuk menghadang ombak besar yang menerjang kawasan pantai utara Surabaya.

Diakuinya, pemilihan penanaman pohon cemara udang merupakan hasil pengkajian, karena kawasan pesisir tersebut tidak bisa ditanami mangrove.

BACA JUGA: Pemkot Tanam 5.000 Mangrove untuk Tahan Abrasi dan Erosi

Selain itu, kawasan pesisir utara menghadapi ancaman banjir yang disebabkan air rob dan curah hujan yang tinggi. “Memang daerah-daerah pantai itu menghadapi dua (faktor), curah hujan tinggi dan air rob. Makanya kita harus pintar-pintar menyiasati itu,” tambahnya.

Ia mengungkapkan, di luar negeri biasa menggunakan alat konstruksi bangunan untuk memecah derasnya ombak sebelum mencapai daratan. Namun, karena harganya relatif mahal, pemkot menanam pohon cemara udang sebagai salah satu solusi lain.

“Kalau yang mangrove, dia (ombak) dihadapi mangrove, tapi yang daerah-daerah seperti bulak, kenjeran, sekitaran jembatan Suroboyo kan ndak bisa, makanya kita tanam cemara udang,” ungkapnya.

BACA JUGA: Pemkot Surabaya Perbanyak CCTV di Ruas Jalan

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Joestamadji mengungkapkan pemilihan pohon cemara udang di kawasan pesisir Bulak, Kenjeran, hingga sekitaran Jembatan Suramadu disebabkan karena kawasan tersebut didominasi oleh batu.

Menurutnya, pohon cemara udang dinilai memiliki struktur batang yang kuat dan bisa ditanam di lahan berbatu. "Sedangkan jika menanam mangroove membutuhkan lahan seperti tanah liat, pasir, dan lanau (becek)," tambahnya.

Proses penanamannya pun mudah, lanjut Joestamadji. Apalagi pohon tersebut bisa membuat kawasan pesisir utara menjadi lebih rindang. “Kira-kira lima tahunan sudah besar. Pemkot terus tanami itu, tambah makin maju, makin maju ke laut, untuk pemecah ombak,” tutupnya.

Baca Juga

loading...