Cegah Sebaran Virus Varian Omicron, Polres Lamongan Gelar Patroli Dialogis dan Bagikan Masker

Zuditya Saputra

Kamis, 6 Januari 2022 - 08:20

cegah-sebaran-virus-varian-omicron-polres-lamongan-gelar-patroli-dialogis-dan-bagikan-masker

Anggota Polres Lamongan saat melakukan operasi dialogis dan membagikan 500 pcs masker, Kamis 6 Januari 2022. Foto: Zuditya Saputra

JATIMNET.COM, Lamongan - Antisipasi sebaran Covid-19 varian Omicron, Polres Lamongan menggelar patroli dialogis dengan membagikan 500 masker. Apalagi, sebaran virus tersebut kini sudah masuk di Indonesia, termasuk di Jawa Timur, yakni Surabaya.

Di samping itu, Kementerian Kesehatan telah menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor HK.02.01/MENKES/1391/2021 tentang Pencegahan dan Pengendalian Kasus COVID-19 Varian Omicron (B.1.1.529) yang ditandatangani oleh Menteri Kesehatan pada 30 Desember 2021.

Kasat Samapta Polres Lamongan AKP Mukhamad Fadelan menjelaskan, patroli dialogis dan membagikan masker kepada masyarakat itu bermaksud agar warga tetap memperhatikan juga menerapkan protokol kesehatan. Dengan mengenakan masker saat melakukan aktivitas.

“Sejak ada virus Covid-19, kami tidak berhenti berupaya dari pagi, siang maupun malam, secara bergantian melaksanakan patroli dialogis. Di ssamping memberikan imbauan, kami juga membagikan masker kepada warga masyarakat yang kedapatan tidak memakai masker," katanya, Kamis 6 Januari 2022.

Baca Juga: Mengenal Varian Omicron Tentang Cara Gejala dan Pencegahan

Menurut dia, kegiatan yang digelarnya itu yang menjadi poin utama adalah memperkuat koordinasi pusat dan daerah serta fasyankes (fasilitas pelayanan kesehatan) dalam menghadapi ancaman penularan Omicron. Mengingat dalam beberapa waktu terakhir kasus transmisi lokal terus meningkat.

Karenanya kesiapan daerah dalam merespons penyebaran Omicron sangat penting agar tidak menimbulkan cluster baru penularan Covid-19. Selain itu, dalam kesempatan yang berbeda Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana menekankan bahwa harus ada kerja sama antara aparat pemerintahan dan masyarakat. 

“Selain kesiapan dari segi sarana dan prasarana kesehatan, kewaspadaan individu harus terus ditingkatkan untuk menghindari potensi penularan Omicron. Protokol kesehatan 5M dan vaksinasi harus berjalan beriringan sebagai kunci untuk melindungi diri dan orang sekitar dari penularan Omicron,” katanya.

Baca Juga