Intervensi dilakukan agar harga stabil

Bulog Gorontalo Borong Jagung Petani

Dyah Ayu Pitaloka
Dyah Ayu Pitaloka

Jumat, 8 Maret 2019 - 12:00

JATIMNET.COM, Surabaya – Perum Bulog Gorontalo borong seluruh jagung petani di Kabupaten Gorontalo Utara Provinsi Gorontalo agar harga stabil. Bulog mematok harga beli maksimal Rp 3.150 per kilogram untuk jagung dengan kadar air 17 persen.

"Ini adalah langkah intervensi untuk menstabilkan harga jagung di daerah itu," ujar Kepala Bulog Subdivre Gorontalo, Munafri Syamsuddin di Gorontalo, Jumat 8 Maret 2019.

Ia menjelaskan, Bulog akan melakukan pembelian dengan harga tidak melewati Rp 3.150 per kilogram untuk jagung dengan kadar air 17 persen.

Ia mengatakan, Bulog sudah melakukan pertemuan dengan Wakil Ketua DPRD setempat, Lukman Botutihe, yang pernah meminta Bulog untuk mengintervensi harga jagung karena anjlok.

BACA JUGA: Produksi Jagung di Pamekasan Terganggu Tingginya Curah Hujan

Munarfi mengatakan, Bulog siap menyerap jagung seluruh petani di Provinsi Gorontalo, termasuk dari Gorontalo Utara meskipun selama ini pihaknya hanya mengurusi beras. Bulog menganggarkan pembelian jagung sekitar 100 ton tahun ini.

Harga pembelian jagung dipatok tidak melebihi Rp 3.150 per kilogram karena ada pembatasan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) untuk kadar air 17 persen.

"Jadi harga jagung yang dibeli Bulog hanya sampai segitu, tidak boleh lebih," ujarnya.

Dalam kurun waktu dua tahun ini kata ia, pihak Bulog diberi tugas menyerap jagung sehingga langkah itu akan semakin dioptimalkan.

BACA JUGA: Di Probolinggo, Mentan Instruksikan Bulog Serap Jagung Petani

Menurut dia, upaya penyerapan jagung Gorontalo masih terkendala minimnya sarana dan prasarana terutama di bagian gudang. Sebab selama gudang bulog didominasi gudang beras sehinga sistem pembelian untuk langsung dijual diberlakukan akibat belum ada sarana yang memadai di gudang. (Ant)

Baca Juga

loading...