Kamis, 04 June 2020 06:00 UTC

Sumber asupan lemak jenuh di antaranya makanan dari hewani seperti daging unggas, daging merah, dan produk susu. Foto: Thinkstock
JATIMNET.COM, Surabaya - Studi terbaru mengungkapkan beberapa jam setelah mengonsumsi makanan yang tinggi lemak jenuh, kemampuan seseorang untuk berkonsentrasi akan menurun.
Studi yang dipublikasikan dalam American Journal of Clinical Nutrition memberikan bukti lebih jauh kaitan antara pencernaan seseorang dengan kemampuan otak.
Dalam studi tersebut, para peneliti melihat efek dari lemak jenuh pada konsentrasi jangka pendek seseorang. Ditemukan mereka yang mengonsumsi makanan tinggi lemak jenuh, memiliki performa yang lebih buruk dibandingkan mereka yang memakan makanan rendah lemak jenuh.
"Kebanyakan studi terdahulu melihat efek kausatif dari diet yang sudah lama diketahui dan ini hanya satu makanan, sungguh luar biasa bahwa kami melihat adanya perbedaan," jelas Annelise Madison, ketua peneliti dan mahasiswa psikologi klinis di Ohio State University.
Meskipun studi tersebut tidak menjelaskan mengapa makanan tinggi lemak jenuh bisa berdampak pada fungsi kognitif seseorang, Madison mencatat bahwa makanan tersebut bisa meningkatkan inflamasi yang juga berdampak pada otak seseorang.
"Bisa jadi asam lemak yang berinteraksi dengan otak secara langsung yang ditunjukkan adalah kekuatan dari disregulasi terkait dengan pencernaan," kata Madison.
